Jaga Ekosistem Laut, 760 Tukik Dilepasliarkan di Desa Sunggak Anambas

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: M. Ramadan

TVRINews, Anambas

Komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut terus digalakkan oleh para pegiat konservasi di Kepulauan Anambas. Terbaru, komunitas konservasi penyu di Desa Sunggak, Kecamatan Jemaja Barat, kembali melepasliarkan sebanyak 760 ekor anak penyu atau tukik ke habitat aslinya.

Keberhasilan penetasan hingga pelepasliaran ini menjadi bukti nyata implementasi perlindungan satwa laut yang dilindungi guna menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah perbatasan tersebut.

Meski mencatatkan angka pelepasliaran yang fantastis hingga mencapai ribuan ekor secara akumulatif, perjuangan para pegiat di lapangan tidaklah mudah. Idris, salah seorang pegiat konservasi penyu di Desa Sunggak, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem menjadi tantangan terbesar mereka.

Lokasi konservasi yang berhadapan langsung dengan wilayah Utara dan berbatasan dengan Laut Cina Selatan membuat area ini sangat rentan terhadap gelombang tinggi dan angin kencang.

"Saat ini kondisi cuaca sudah mulai masuk musim angin dan gelombang. Kami seringkali harus berjuang melawan gelombang demi menjaga sarang-sarang penyu di sini. Bahkan, jika cuaca sudah sangat ekstrem, tim harus berlindung ke hutan karena lokasi kami langsung menghadap laut lepas," ujar Idris.

Ia berharap cuaca ekstrem tahun ini tidak separah tahun-tahun sebelumnya agar proses penetasan dan perkembangbiakan penyu dapat berjalan lebih maksimal.

Komunitas yang berada di bawah binaan Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru ini telah berdiri cukup lama dan konsisten dalam menjaga lingkungan. Ke depannya, Idris berharap semangat konservasi ini menular ke desa-desa lain di Kepulauan Anambas.

Pihaknya meyakini bahwa dengan terjaganya populasi penyu, Anambas tidak hanya unggul dari sisi ekologi, tetapi juga ekonomi melalui sektor pariwisata.

"Kami berharap muncul komunitas serupa di tingkat kecamatan maupun desa lainnya. Jika ekosistem ini terjaga, kita bisa mendukung pemerintah dalam menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Kepulauan Anambas bisa dikenal dunia melalui konservasi penyunya," tambahnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kisah Nyata Inspiratif: Satu Kalimat yang Menaklukkan Seorang Jenderal
• 4 jam laluerabaru.net
thumb
Kemenpora tanggapi status Olympian Nurul Akmal jadi PPPK Paruh Waktu
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Dirut PT MDI didakwa rugikan negara Rp290,92 miliar di kasus TaniHub
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Penjelasan Brigjen Untung soal Keberadaan Riza Chalid
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Hasil Arema vs Persijap, Singo Edan Menang Tipis 1-0
• 9 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.