Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang akrab dipanggil KDM menanggapi taklimat Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2).
KDM menjelaskan bahwa program pemerintah itu ada yang menjadi prioritas bagi pemerintah pusat, juga ada yang menjadi prioritas pemerintah provinsi-kabupaten-kota.
"Tapi secara esensi, seluruh program itu sama, yaitu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Indonesia di mana pun berada," kata KDM dikutip dari siaran langsung Kemendagri RI di YouTube, Senin (2/2).
Kualitas kehidupan itu menurut KDM mencakup kualitas kesehatannya, kualitas pendidikan, kualitas ekonomi.
"Dengan tersedianya lapangan kerja, produktivitas pertanian harus mengalami peningkatan, produktivitas kelautan harus mengalami peningkatan," kata KDM.
Selain itu, kualitas energi, dan kualitas lingkungan hidup.
"Nah seluruhnya tadi sudah tersampaikan dan itu sebenarnya pekerjaan-pekerjaan yang selama ini menjadi concern Pemerintah Provinsi Jabar dan seluruh kabupaten-kota di Provinsi Jabar, jadi kata orang Sunda itu namanya adumanis, jadi: Memadukan," ujar KDM.
Program Prabowo di Jabar, menurut KDM, sudah berjalan dengan baik. Apalagi justru ada concern terkait sampah.
"Yang sangat kita dapat concern adalah menyelesaikan masalah sampah, itu harus terintegrasi karena Jabar penduduknya 54 juta, sampah jadi problem," kata eks Bupati Purwakarta dua periode itu.
"Ada yang menggunakan genteng, ada ijuk, ada sirap, semuanya harus indah, tidak boleh menggunakan bahan seng," lanjut dia.
Yang KDM harapkan dari Rakornas ini adalah "menyatukan spirit".
"Kita memiliki napas yang sama, jiwa yang sama, dan tujuan yang sama: Wujudkan keadilan, kemakmuran di seluruh rakyat Indonesia," ujar KDM.




