KARAWANG, KOMPAS.TV - Banjir yang belum kunjung surut melumpuhkan aktivitas pendidikan di Desa Karang Ligar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Salah satu sekolah yang ikut terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet adalah SMP Negeri 1 Telukjambe Barat. Sudah dua pekan sekolah ini terendam banjir dengan ketinggian air sempat mencapai atap sekolah.
Imbasnya, sarana dan prasarana sekolah sama sekali tidak bisa digunakan. Kegiatan belajar mengajar pun dialihkan secara daring. Meski begitu, warga sekolah menilai kebijakan ini tidak terlalu efektif, mengingat mayoritas siswa tinggal di sekitar sekolah yang rumahnya juga ikut terendam banjir.
Saat banjir datang, para siswa juga sibuk menyelamatkan diri ke sejumlah tempat pengungsian dengan segala keterbatasannya.
Di lokasi banjir tidak ada aliran listrik untuk daya ponsel, tidak ada tempat nyaman untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar secara daring.
Warga pengungsi lebih mengutamakan pemenuhan kebutuhan harian seperti makan dan kebutuhan sanitasi ketimbang harus membeli pulsa. Pasalnya, selama banjir tidak ada penghasilan yang bisa didapatkan karena aktivitas ekonomi juga lumpuh.
Banjir yang merendam SMP Negeri 1 Telukjambe Barat juga merusak sejumlah fasilitas belajar, seperti meja dan kursi serta buku-buku pelajaran.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Banjir di Pamanukan Subang Surut, Warga Mulai Bersihkan Rumah dari Lumpur | SAPA SIANG
#banjir #siswa #sekolah #karawang
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- banjir
- banjir karawang
- sekolah kebanjiran
- belajar daring
- kbm daring



