jpnn.com, MUARA ENIM - Hujan deras yang menguyur Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, menyebabkan banjir di empat kelurahan.
Akibat kejadian itu, puluhan rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air antara 30 sampai 100 centimeter.
BACA JUGA: Diaspora Indonesia Bakal Berkonser di Patokan Waktu Dunia demi Korban Banjir Sumatra
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muara Enim, Abdurrozieq Putra, di Muara Enim, Senin, mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi pada Sabtu (31/1) malam hingga Minggu (1/2) pagi menyebabkan banjir melanda empat kelurahan di daerah itu.
Empat kelurahan yang terdampak banjir meliputi Kelurahan Muara Enim, Air Lintang, Pasar I, dan Pasar II.
BACA JUGA: Bea Cukai Tegal Salurkan Bantuan Paket Sembako Bagi Warga Terdampak Banjir di Pekalongan
"Berdasarkan hasil pendataan terakhir tercatat sekitar 70 rumah terdampak bencana alam," katanya.
Menurut dia, bencana banjir disebabkan curah hujan tinggi hingga membuat sistem drainase tidak mampu menampung debit air hujan.
BACA JUGA: Win Grand Prize MyPertamina Fair 2025 Banjir Hadiah, Pemenang Sudah Diumumkan
Meskipun tidak ada korban jiwa, namun aktivitas masyarakat sempat terganggu karena genangan banjir masuk ke rumah warga dengan ketinggian air bervariasi antara 30 centimeter hingga satu meter.
Bencana alam tersebut memaksa warga menyelamatkan barang berharga dan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih aman.
Terkait hal itu, pihaknya telah menerjunkan personel ke lokasi bencana alam untuk membantu mengevakuasi korban dari kepungan banjir ke tempat yang aman guna mengantisipasi korban jiwa.
"Saat ini banjir sudah berangsur surut dan personel kami membantu warga membersihkan rumah dari lumpur yang terbawa arus banjir agar aktivitas masyarakat kembali normal," ujar dia.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan supaya bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean



