Prabowo Cerita Mantan Presiden Singapura Kagumi Kebaikan Rakyat Indonesia: Walaupun Miskin Tamu Diterima dengan Baik

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Bogor, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menceritakan pengalaman mantan Presiden Singapura Tharman Shanmugaratnam yang mengagumi kebaikan rakyat Indonesia, khususnya sikap ramah dan penerimaan terhadap tamu meski dalam keterbatasan ekonomi.

Hal itu disampaikan Prabowo saat bertaklimat dalam agenda Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.

Baca Juga :
Prabowo Siapkan 34 Proyek Waste to Energy Demi Atasi Persoalan Sampah
Prabowo: Banyak Negara di Luar Bilang Indonesia Is An Impossible Nation

"Bangsa kita baik, genetika kita baik, kita suka dengan tamu. Benar? Suka dengan tamu. Semua suku kalau kedatangan tamu diterima dengan baik. Walaupun rakyat kita miskin, tamu datang diterima dengan baik. Kalau hanya bisa kasih nasi pakai garam, itu dikasih. Presiden Singapura yang sekarang pernah cerita sama saya waktu dia masa muda," kata Prabowo mengawali ceritanya.

Prabowo menuturkan Presiden Tharman mengenang pengalaman semasa muda ketika melakukan perjalanan "backpacker" bersama istrinya di Sulawesi Selatan.

Dalam perjalanan tersebut, keduanya sempat tersesat di tengah sawah saat hujan badai dan kemudian ditolong seorang anak kecil yang membawa mereka ke rumah orang tuanya di sebuah permukiman kecil.

Di rumah tersebut, kata Prabowo, keluarga tuan rumah yang hidup dalam kondisi sangat sederhana tetap menerima Presiden Singapura dan istri dengan baik.

Presiden mengatakan meski keluarga itu hanya memiliki nasi dengan lauk pisang, makanan tersebut lebih dahulu disajikan kepada para tamu.

"Diajak ke dalam, ketemu orang tuanya. Ternyata, ini Presiden Singapura, cerita sama saya. Saya tidak bisa lupa rakyatmu. Kami diajak duduk," ucap Prabowo.

"Mereka sangat-sangat miskin. Kami lihat, dia hanya makan nasi sama lauknya pisang. Bapak, ibu, dua anak, dua tamu. Satu, apa itu? Satu pampang beras, nasi, dengan pisang. Itu dibagi ke tamu dulu. Ini sifat bangsa kita," imbuhnya.

Kepala Negara menilai kisah tersebut mencerminkan karakter bangsa Indonesia yang terbuka dan menghargai tamu.

Menurutnya, sikap serupa juga dia alami sendiri ketika bertugas sebagai perwira muda, saat rakyat di berbagai daerah kerap memberi sesuatu yang bagi mereka sebenarnya tidak mudah untuk dibagikan.

"Ini cerita Presiden Singapura 30 tahun yang lalu. Sekarang, rakyat kita masih banyak yang hanya makan nasi. Mungkin dengan daun singkong, mungkin hanya dengan garam," kata Presiden Prabowo. (Ant)

Baca Juga :
Prabowo: Kalau Tidak Suka Sama Saya, Silakan Bertarung di 2029
Prabowo: Filosofi Luar Negeri Saya Adalah Seribu Kawan Terlalu Sedikit, Satu Lawan Terlalu Banyak
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Saya Tangkap!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Purbaya Ungkap OJK Bakal Dipimpin Bos Baru 2 Minggu Lagi
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Rekap Hasil Liga Inggris 2025-2026 Semalam dan Klasemen Terbaru: Manchester United Kirim Pesan Serius, Arsenal Untung Besar
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Link dan Cara Download Epstein File PDF Resmi Lengkap Foto hingga Video, Dokumen Kasus Kejahatan Seksual yang Bisa Diakses Publik
• 3 jam laludisway.id
thumb
Setelah AI Punya Medsos Sendiri, Gebrakan Apa Lagi yang Bakal Terjadi?
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Harga Beras Naik di Awal 2026, BPS Catat Kenaikan di Penggilingan hingga Eceran
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.