Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Bali I Wayan Koster menjelaskan masalah banyaknya sampah di pantai-pantai Bali usai mendapat kritik dari Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan bahwa sampah yang mengotori pantai-pantai di Bali merupakan sampah kiriman dari luar daerah yang datang saat musim hujan.
"Saya berterima kasih kepada bapak Presiden yang telah memberi perhatian khusus kepada Bali terkait dengan sampah. Mengenai sampah yang di Pantai Kuta, itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan, yaitu khususnya pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari," jelas Koster di Sentul, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).
Advertisement
"Jadi asal hujan, sampah kiriman datangnya dari luar daerah begitu cepat karena arusnya besar," sambungnya.
Menurut dia, pemerintah provinsi membutuhkan waktu 2 sampai 3 jam untuk memobilisasi pembersihan sampah di pantai-pantai Bali. Koster pun segera membentuk satuan tugas (Satgas) untuk membersihkan sampah di pantai Bali, sesuai arahan Prabowo.
"Dengan arahan bapak Presiden tadi maka kami akan segera kumpul Kadis Lingkungan Hidup kemudian kepala BPBD, Kadis Pendidikan, kemudian juga TNI dan Polri, saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai begitu sampah datang langsung bisa dibersihkan, tidak perlu menunggu 2 jam 3 jam," tuturnya.
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5192059/original/076511700_1745075943-Danau_Loa_Putih.jpeg)


