jpnn.com, BOGOR - Presiden Prabowo Subianto ingin agar pemerintah daerah menertibkan baliho dan spanduk yang menggantung di samping jalan.
Dia mengaku risih dengan banyaknya baliho dan spanduk yang mengotori jalanan kota.
BACA JUGA: Presiden: Kalau Tidak Suka Sama Prabowo, Silakan 2029 Bertarung
Hal itu dikatakan Prabowo saat sambutan di hadapan para menteri, kepala lembaga, hingga pemimpin daerah dalam agenda Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, pada Senin (2/2).
Dia bercerita, saat berkunjung ke Balikpapan, Kalimantan Timur, spanduk besar-besar begitu mencolok, termasuk ketika ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Prabowo: Saya Kalah di Sumbar dan Aceh Tetap Membangun Habis-habisan
“(Ada spanduk bertuliskan) 'ayam goreng, pesen satu dapat satu free’, Kenapa harus besar-besar sih? Turis datang enggak mau lihat spanduk,” ungkap Prabowo.
Menurut Prabowo, saat hendak pulang ke kediamannya di Hambalang, Bogor, dirinya melihat bermacam spanduk juga terbentang.
BACA JUGA: Prabowo Bakal Luncurkan Gentengisasi, Ingin Semua Atap Seng Diganti Genteng
“Bogor itu dahulu kota paling indah. Bung Karno (Presiden pertama RI Soekarno) lebih senang di Bogor daripada di Jakarta,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Prabowo memerintahkan jajarannya untuk menertibkan baliho dan spanduk-spanduk tersebut.
Dia meminta agar aparat berbicara dengan pengusaha di Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), hingga asosiasi pengusaha lain untuk duduk bersama membahas penertiban ini.
Prabowo ingin agar jalan protokol bersih dari iklan-iklan yang mengganggu keindahan kota. Selain itu, dia juga menitikberatkan pada pengaturan kabel listrik yang berseliweran.
"Orang ke Bali ingin lihat Bali. Dia tidak ingin melihat (spanduk) Kentucky Fried Chicken besar-besar. (Spanduk) McDonald’s di jalan-jalan protokol. Ditertibkanlah, ajak bicara baik-baik,” tutupnya. (mcr4/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi



