Di tengah rutinitas kerja yang padat, mungkin kamu pernah kepikiran buat ngembangin skill baru atau mendalami minat yang sempat tertunda. Entah buat menunjang karier atau sekadar nambah keahlian.
Untungnya, sekarang belajar nggak harus ribet. Kursus online jadi pilihan banyak orang karena fleksibel dan bisa disesuaikan dengan jadwal harian. Kamu bisa belajar di sela-sela jam kerja, saat istirahat, atau bahkan sebelum tidur, tanpa mengganggu aktivitas utama.
Meski begitu, nggak bisa dimungkiri kalau beberapa platform kursus online mematok harga yang cukup mahal. Makanya, kamu perlu lebih jeli dalam memilih course yang kualitasnya oke, tapi tetap ramah di kantong.
Kalau kamu masih ragu menentukan pilihan, teman kumparan sudah merangkum beberapa rekomendasi kursus online low budget yang layak dicoba, lho. Berikut daftarnya.
4 Course Online Low Budget Buat Upgrade SkillBeberapa teman kumparan punya rekomendasi platform kursus online yang low budget tapi tetap worth it buat dicoba. Apa saja?
1. CourseraCoursera dikenal sebagai platform pembelajaran online global yang menyediakan berbagai kursus, sertifikasi, serta program gelar dari universitas dan perusahaan ternama dunia. Mulai dari Stanford, Google, sampai Microsoft, semuanya ada di sini. Topik yang dibahas pun luas banget, mulai dari teknologi, bisnis, sampai pengembangan diri.
Salah satu teman kumparan, Nabila Azzahra (23), mengaku menggunakan Coursera sebagai platform belajar onlinenya. Menurutnya, materi di Coursera disusun rapi dan runtut, sehingga lebih mudah dipahami meski dipelajari secara mandiri.
“Materinya lebih terstruktur dan ada sertifikat yang bisa dipakai buat CV atau LinkedIn,” ujarnya. Bagi Nabila, platform ini berguna banget, terutama buat fresh graduate yang lagi pengin eksplor dan nyiapin diri sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.
2. MySkillMasih datang dari Nabila, rekomendasi kursus low budget berikutnya adalah MySkill. Baginya, platform ini cocok banget buat ngasah skill kreatif maupun pengembangan diri tanpa perlu keluar biaya besar.
Hal serupa juga dirasakan oleh teman kumparan Rizky Ananda (25). Ia mengaku tertarik pakai MySkill karena banyak benefit yang ditawarkan.
“MySkill sering ada kelas murah bahkan gratis,” katanya. Dengan harga yang terjangkau, kamu tetap bisa dapet insight dan ilmu yang relevan buat kebutuhan sehari-hari maupun kerjaan.
3. Google Digital GarageSelanjutnya ada Google Digital Garage, program pelatihan keterampilan digital gratis dari Google yang diluncurkan sejak 2015. Platform ini menyediakan lebih dari 150 kursus online, termasuk sertifikasi Fundamentals of Digital Marketing yang cukup populer.
Meski bisa diakses secara gratis, Rizky menilai Google Digital Garage punya materi yang lengkap dan aplikatif. “Basic digital marketing-nya kepakai di banyak kerjaan dan gampang dipahami,” tuturnya. Jadi, cocok buat kamu yang pengin mulai belajar dunia digital dari nol.
4. LinkedIn LearningTerakhir, ada LinkedIn Learning. Platform ini fokus membantu penggunanya mengembangkan skill bisnis, teknologi, dan kreatif lewat video kursus yang dibawakan para ahli. Pilihan kursusnya juga banyak, bahkan lebih dari 5.000 topik, dan rekomendasinya bisa disesuaikan dengan minat kamu.
Alya Putri (22) jadi salah satu teman kumparan yang memanfaatkan LinkedIn Learning, terutama saat masa free trial. Menurutnya, materi di platform ini to the point dan yang paling menarik, sertifikatnya bisa langsung ditampilkan di profil LinkedIn.
Meski begitu, Alya mengingatkan kalau kursus online sebaiknya jadi langkah awal saja. “(Meski sudah kursus online), tetap harus dibarengin sama magang, freelance, atau project biar skill-nya kelihatan nyata,” ujarnya.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490566/original/032949800_1770015795-IMG_7365.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460744/original/090622000_1767280272-fabio_lefundes.jpg)
