Pemerintah Arab Saudi melalui General Presidency for the Affairs of the Two Holy Mosques menetapkan pelaksanaan shalat Tarawih selama Ramadan 2026 dengan format 10 rakaat, diakhiri dengan 3 rakaat shalat Witir. Ketetapan ini kembali meneguhkan komitmen Arab Saudi dalam mempertahankan tradisi ibadah yang telah berlangsung secara turun-temurun di dua masjid suci, yakni Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.
Pelaksanaan shalat Tarawih selama bulan Ramadan 2026 akan dilakukan dengan lima kali salam. Setiap dua rakaat diakhiri dengan salam, dan kemudian dilanjutkan dengan rakaat selanjutnya. Format ini memudahkan jamaah dalam melakukan ibadah, memfasilitasi bagian dari fungsi masing-masing rakaat, serta memberikan kesempatan bagi jamaah untuk beristirahat sejenak di antara setiap sesi shalat.
Penyiaran Shalat Secara Global Shalat akan disiarkan langsungSebagai bagian dari keterbukaan dan kemudahan bagi umat Islam di seluruh dunia, seluruh rangkaian shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi akan disiarkan secara langsung. Ini merupakan langkah yang signifikan untuk memastikan bahwa meskipun jamaah tidak berada di Tanah Suci, mereka tetap dapat merasakan pengalaman spiritual melalui layar.
Akses bagi umat Islam di seluruh duniaDengan adanya penyiaran shalat secara langsung, umat Islam di berbagai belahan dunia akan memiliki akses untuk mengikuti ibadah Ramadhan di dua masjid suci. Ini memungkinkan mereka untuk terhubung secara spiritual dengan komunitas Muslim global, serta merasakan nuansa kekhusyukan ibadah yang terjadi di Tanah Suci.
Memungkinkan ibadah virtual di Tanah SuciFenomena ini juga membuka peluang bagi umat Islam yang tidak bisa melakukan perjalanan ke Tanah Suci untuk tetap mendapatkan pengalaman ibadah meski secara virtual. Kegiatan ini menciptakan solidaritas dan rasa persatuan di antara umat Islam di manapun mereka berada, dan relevansi dari ibadah Ramadhan dapat dirasakan lebih luas.
Persiapan Jemaah Umrah dan Peziarah Penyesuaian ibadah bagi jemaahKetetapan terbaru tentang shalat Tarawih dan Witir selama Ramadan 2026 tentunya menjadi panduan penting bagi jamaah Umrah dan peziarah yang datang ke Makkah dan Madinah. Jamaah diharapkan untuk menyesuaikan ibadah mereka dengan tata cara yang telah ditetapkan, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung secara khusyuk dan teratur.
Rujukan untuk tata cara di masjid suciInformasi mengenai tata cara pelaksanaan shalat ini menjadi rujukan yang sangat penting bagi calon jamaah yang ingin merencanakan perjalanan ibadah mereka. Mengingat banyaknya jamaah yang berasal dari berbagai negara, penyebaran informasi yang akurat tentang tata cara dan format shalat ini dapat mencegah kebingungan dalam pelaksanaan ibadah di masjid suci.
Kesiapan menghadapi bulan RamadanMenjelang bulan suci Ramadan, umat Islam di seluruh dunia melakukan berbagai persiapan, baik secara spiritual maupun fisik. Dengan penetapan ini, jamaah diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan lebih tenang, serta menciptakan suasana yang ideal untuk beribadah. Hal ini juga menjadi momentum untuk membangun semangat dalam menjalankan ibadah yang lebih banyak selama bulan penuh berkah ini.




