HARIAN FAJAR, MAKASSAR – SMA Islam Athirah Bukit Baruga meneken MoU dengan BTA 8 Jakarta Cabang Sulsel.
Kerja sama strategis imi dilakukan dalam rangka pelaksanaan Program Intensif Kelas XII. Sekolah ini berada di bawah naungan Yayasan Hadji Kalla.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga, Dr. Bakry Liwang, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Shandra Shantika, serta Ketua Panitia Program Intensif Fuad Bagaskara.
Wakil Kepala SMA Islam Athirah Bukit Baruga Bidang Kurikulum, Shandra Shantika menjelaskan, program intensif ini merupakan langkah strategis sekolah dalam meningkatkan mutu lulusan, sekaligus memperbesar peluang siswa untuk diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur UTBK–SNBT.
“Program ini diawali dengan pembentukan Tim Sukses PTN yang bertugas menyusun program kerja serta timeline persiapan yang terukur bagi siswa kelas XII,” ujarnya, Senin, 2 Februari.
Dia menambahkan, keberhasilan program ini ditopang oleh pemetaan kemampuan siswa yang akurat melalui analisis nilai rapor dan hasil try out berkala. Berdasarkan hasil tersebut, siswa dikelompokkan ke dalam enam kelas khusus sesuai kemampuan literasi, numerasi, dan penalaran.
Menurut Shandra, program intensif ini terintegrasi dengan kurikulum sekolah tanpa mengganggu mata pelajaran reguler. Sekolah juga secara konsisten menyelenggarakan try out dengan sistem dan suasana yang menyerupai pelaksanaan UTBK guna membiasakan siswa menghadapi ujian sebenarnya.
Program ini diperkuat dengan dukungan tenaga pendidik internal yang kompeten, serta tentor profesional dari BTA 8 Jakarta Cabang Sulsel. Selain aspek akademik, sekolah juga memberikan perhatian pada penguatan motivasi siswa melalui kegiatan Kelas Inspirasi yang menghadirkan pemateri andal dan alumni berprestasi.
”Kerja sama ini sendiri telah memasuki tahun keempat. Kolaborasi ini terbukti memberikan dampak positif, ditandai dengan peningkatan jumlah siswa yang diterima di berbagai PTN favorit setiap tahunnya,” tuturnya.
Ketua Panitia Program Intensif, Fuad Bagaskara menyampaikan, sekolah juga telah menyiapkan berbagai program pendukung. Mulai dari pendampingan pembuatan akun SNPMB hingga pembelajaran intensif, dengan menghadirkan pengajar eksternal terbaik.
“Kami memilih BTA karena tentornya berpengalaman dan rekam jejaknya terbukti. Banyak alumni Athirah yang mengikuti bimbingan BTA dan berhasil lolos ke PTN maupun PTS terbaik di Indonesia. Selain itu, siswa mendapatkan pengalaman belajar bersama guru eksternal tanpa harus meninggalkan area sekolah pada jam pembelajaran,” tutupnya. (wid)




