Bisnis.com, JAKARTA — Badan Gizi Nasional (BGN) telah mengucurkan Rp19,5 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Januari 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa jumlah tersebut dikeluarkan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur MBG yang telah mencapai 22.275 unit dan melayani 60,7 penerima manfaat.
“Sampai saat ini saja Badan Gizi sudah mengeluarkan Rp19,5 triliun untuk [MBG] bulan Januari,” kata Dadan kepada wartawan di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026).
Lebih lanjut, dia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memberi pesan bahwa BGN harus tetap bekerja dengan cermat, dalam hal ini memenuhi target kuantitas dan meningkatkan kualitas dan keamanan sajian MBG.
Menurutnya, BGN akan segera membentuk tim akreditasi sertifikasi agar seluruh SPPG memiliki kualifikasi yang baik.
“Kita nanti akan gradasi dan menetapkan mana SPPG yang unggul atau nilai A, kemudian SPPG yang sangat baik atau nilai B, dan juga SPPG yang nilai baik atau C, dan mungkin ada SPPG yang harus berjuang untuk bisa terus melanjutkan kegiatannya,” ujar entomologis atau ahli serangga IPB University ini.
Baca Juga
- Siswa Keracunan Proyek MBG di Kudus, Begini Penjelasan BGN
- BGN Pastikan MBG Tak Ganggu Stabilitas Harga Jelang Ramadan dan Lebaran
- BGN Buka Suara Soal Dugaan Keracunan MBG di SMA Negeri 2 Kudus
Selain itu, Dadan juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan tambahan edukasi. Harapannya, penerima MBG tidak hanya mendapatkan intervensi pemenuhan gizi, tetapi juga akan mendapatkan pengetahuan makanan sehat.
Adapun, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program MBG telah menjangkau 60 juta penerima manfaat dalam waktu sekitar satu tahun.
Eks Danjen Kopassus ini menyebutkan bahwa pelaksanaan MBG melampaui berbagai prediksi awal yang meragukan kemampuan pemerintah menjalankan program tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini, tadi malam saya cek kepala BGN. Kita sudah mencapai 60 juta penerima manfaat. Tidak ada yang menduga kita mampu,” kata Prabowo saat memberikan Taklimat Presiden dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor.




