JAKARTA, KOMPAS.com – Niat sederhana untuk menolong sesama justru membuat Tommy, sopir JakLingko rute Jak-19 Pinang Ranti–Kampung Rambutan, menggagalkan penjambretan di Jalan TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 20.15 WIB. Saat itu, Tommy tengah melintas dan melihat seorang calon penumpang menjadi korban penjambretan ponsel.
"Saya melihat ada satu sebuah motor yang sedang terparkir. Ada pelaku satu di situ, dan ada rekannya yang sedang memantau si korban. Lalu si pelaku menggasak handphone korban,” jelas Tommy saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Senin (2/2/2026).
Baca juga: Aksi Heroik Sopir Jaklingko: Kejar dan Serempet Motor Jambret
Tommy mengaku, peristiwa tersebut merupakan kali pertama ia menyaksikan langsung penumpang menjadi korban kejahatan jalanan. Tanpa berpikir panjang, ia bertindak secara spontan.
“Ya saya spontanitas, karena kan itu kan berbuat baik ya, hanya niat menolong saja. Ya makanya saya jadi ya inisiatif ajalah,” kata Tommy.
Pelaku sempat melarikan diri sejauh kurang lebih 500 meter. Melihat upaya kabur tersebut, Tommy kemudian mengejar dan menyerempet sepeda motor pelaku menggunakan unit JakLingko yang dikemudikannya.
“Melihat kejadian seperti itu, jadi saya spontanitas menabrakkan unit saya ke motor penjambret itu yang berjumlah pelaku dua orang,” kata Tommy.
Akibat serempetan itu, sepeda motor pelaku terjatuh. Salah satu pelaku berhasil ditangkap setelah sebuah truk wing box yang baru keluar dari tol turut memalang jalan.
“Iya, pas begitu jatuh langsung dipalangin dengan mobil truk Wingbox yang baru keluar dari tol. Lalu baru dari warga sama yang pulang kerja itu yang nangkap. Karena yang saya dapatkan pelakunya cuma satu, yang satunya berhasil kabur,” tuturnya.
Baca juga: Sopir JakLingko Serempet Jambret di Ciracas, Pelaku Jatuh Ditangkap Warga
Meski unit JakLingko yang dikemudikannya mengalami kerusakan, Tommy mengaku bersyukur karena tidak ada korban jiwa. Ia juga memastikan pihak koperasi dan TransJakarta bertanggung jawab atas kerusakan kendaraan.
“Alhamdulillah sih dari pihak Trans Jakarta dengan pihak koperasi Wahana Kalpika kami ini bertanggung jawab atas kerusakan yang saya sebabkan untuk menabrak pelaku penjambretan,” ungkapnya.
Penjelasan polisiSebelumnya diberitakan, seorang sopir JakLingko berinisial T menggagalkan aksi penjambretan ponsel di Jalan TB Simatupang, Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (30/1/2026) malam.
Saat itu, korban berinisial D sedang menunggu armada JakLingko di halte bus. Ponsel korban tiba-tiba dijambret oleh pelaku berinisial J.
Aksi tersebut disaksikan langsung oleh sopir JakLingko yang tengah melaju menuju halte. Menyadari adanya tindak kejahatan, sopir tersebut berinisiatif mengejar pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Ciracas Iptu Hasnan Nasruki mengatakan, sopir JakLingko itu menyerempet sepeda motor pelaku untuk menghentikan aksinya.
Baca juga: Wanita Tukar Kartu Tap JakLingko Penumpang, Ngaku untuk Beli Susu Anak
“Yang boncengan itu diserempet sama dia, satunya kabur,” ujar Hasnan kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan berupa tabrakan keras.
“(Yang hendak naik motor) diserempet itu, bukan ditabrak, terus dia jatuh dan ditangkap sama warga,” sambung Hasnan.
Setelah terjatuh, pelaku J diamankan warga sekitar. Namun, pelaku sempat mengamuk dan menerima beberapa pukulan dari massa. Hasnan memastikan bahwa pelaku tidak mengalami luka akibat tindakan sopir JakLingko, melainkan lebam akibat amukan warga.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465186/original/012269500_1767760900-sassuolo_vs_Juventus-4.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5303081/original/010753100_1754044504-1000408667.jpg)
