Kiamat Ojol Diramal Kian Dekat, Ini Bukti Terbarunya

cnbcindonesia.com
16 jam lalu
Cover Berita
Foto: Waymo Autonomous Car adalah mobil tanpa pengemudi. (Tangkapan Layar Waymo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Unit kendaraan otonom Alphabet, Waymo, menyebut permintaan akan mobil tanpa pengemudi terus meroket. Waymo sendiri dikabarkan akan segera mendapat pendanaan jumbo senilai sekitar US$16 miliar. Pendanaan ini berpotensi mendongkrak valuasi Waymo hingga mendekati US$110 miliar. 

Dalam skema pendanaan tersebut, Alphabet disebut akan menjadi penyumbang terbesar dengan suntikan dana sekitar US$13 miliar. Sementara sisanya berasal dari sejumlah investor global, seperti Sequoia Capital, DST Global, dan Dragoneer Investment Group.

Baca: Chat Elon Musk dan Penjahat Seks Terbongkar, Minta Diajak ke Pulau

Waymo menyatakan tetap berfokus pada keselamatan dan kepemimpinan teknologi untuk menjawab tingginya permintaan mobilitas otonom, meski enggan berkomentar terkait detail pendanaan, demikian dikutip dari Reuters, Senin (2/2/2026). Alphabet juga belum memberikan pernyataan resmi.

Sebelumnya, pada Desember 2025, media The Information melaporkan Waymo tengah menjajaki penggalangan dana dengan valuasi minimal US$100 miliar, menandakan minat investor yang masih sangat kuat terhadap teknologi kendaraan tanpa pengemudi.

Waymo merupakan satu-satunya perusahaan di Amerika Serikat yang saat ini mengoperasikan layanan robotaxi berbayar tanpa pengemudi maupun pendamping keselamatan di dalam kendaraan. Armada Waymo tercatat telah melampaui 2.500 unit.


Baca: Kabar Terbaru THR Ojol, Ini Janji Bos GoTo ke Driver Gojek

Rencana pendanaan besar ini mencerminkan semakin sengitnya perlombaan global untuk mengomersialkan kendaraan otonom sepenuhnya. Para pelaku industri berlomba mempercepat inovasi teknologi, memperkuat standar keselamatan, dan menjalin kerja sama dengan regulator.

Sementara, tantangan keselamatan masih menjadi sorotan. Otoritas keselamatan lalu lintas AS baru-baru ini membuka penyelidikan atas insiden tabrakan yang melibatkan kendaraan otonom Waymo dan seorang anak di Santa Monica, California, AS.

Meski korban hanya mengalami luka ringan, insiden tersebut kembali memicu kekhawatiran publik terhadap keamanan layanan robotaxi.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Musk Prediksi Robotaxi Akan Tersebar Luas di AS Pada Akhir 2026

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Duet Kiai Said Aqil-Gus Salam Dianggap Pantas Memimpin NU
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo: 99,99 Persen Program Makan Bergizi Gratis Harus Dinyatakan Berhasil
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Memahami Terapi GLP-1 dalam Manajemen Berat Badan Modern
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Meeting Mulai Ditinggalkan? Ini Tren Baru Perjalanan Bisnis
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Pengunduran Diri Dirut BEI Jadi Momentum Evaluasi Tata Kelola dan Penguatan Pengawasan Substansial Pasar Modal
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.