REPUBLIKA.CO.ID, TEL AVIV— Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada Senin (2/2/2026), pimpinan Front Dalam Negeri Israel baru-baru ini menyelesaikan pelatihan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menangani kerusakan besar yang disebabkan oleh jatuhnya rudal cluster besar dari Iran.
Menurut surat kabar tersebut, dikutip Aljazeera, Senin (2/2/2026), komando Israel telah merehabilitasi pangkalan Zikim di utara Jalur Gaza selama beberapa pekan terakhir untuk mengadakan latihan.
Baca Juga
Seberapa Kuat Armada Perang Udara Iran? Simak Laporan Aljazeera Berikut Ini
Perang Belum Mulai, Iran Sudah Sediakan Kuburan Massal untuk Mayat-Mayat Tentara Amerika Serikat
Israel Terus Lakukan Pembantaian di Gaza, Apa Kabar Dewan Perdamaian? Simak 5 Tanya Jawab Ini
Batalion penyelamatan dan pertolongan dari pasukan cadangan di wilayah Galilea Barat berlatih menyelamatkan orang-orang yang terjebak dari lokasi kerusakan besar yang dibuat di dekat pangkalan tersebut.
Hal ini sebagai bagian dari peningkatan kesiapan untuk menghadapi skenario darurat yang kompleks, kebakaran besar, dan serangan siber yang mengganggu penentuan lokasi orang-orang yang terjebak.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Yedioth Ahronoth menjelaskan bahwa pasukan tersebut berlatih untuk skenario yang pernah dihadapi Israel pada Juni lalu, selama perang 12 hari dengan Teheran, terutama ketika rudal cluster Iran jatuh di Rahovot dan Ramat Gan, dan menyebabkan kerusakan besar.
Roket Iran yang berjenis cluster
Tentara Israel memperkirakan, Iran akan menggunakan jenis roket ini lagi dalam serangan berikutnya, menurut surat kabar Israel.
Yedioth Ahronoth mengatakan rudal cluster Iran terbuka pada ketinggian puluhan meter di atas target dan menyebarkan peluru-peluru kecil dalam radius beberapa kilometer, selain hulu ledak rudal itu sendiri.
#عاجل | القناة 12 الإسرائيلية عن مصادر عسكرية: الجبهة الداخلية أجرت اليوم تدريبا حاكى سقوط صواريخ إيرانية pic.twitter.com/fyNRtbIPM4