4 Wanita Terkaya Indonesia 2026 Versi Forbes, Pemilik Data Center hingga Tambang

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Forbes memperbaharui daftar orang-orang terkaya di Indonesia secara berkala. Dalam daftar terbaru yang dikutip Senin (2/2/2026) terdapat empat wanita Indonesia masuk dalam jajaran pengusaha paling tajir nasional pada 2026. Bahkan, satu di antaranya menembus posisi 10 besar orang terkaya di Tanah Air.

Berikut profil singkat mereka, dari sektor teknologi hingga properti.

1. Marina Budiman (US$6,1 miliar)

Marina Budiman tercatat sebagai wanita terkaya di Indonesia pada 2026. Kekayaannya bertumpu pada sektor pusat data melalui PT DCI Indonesia Tbk. (DCII), perusahaan yang ia dirikan bersama Otto Toto Sugiri pada 2011.

Lulusan University of Toronto ini mengawali karier di Bank Bali pada 1985 sebelum bergabung dengan Sigma Cipta Caraka pada 1989. Namanya juga tercatat sebagai Co-Founder Indonet, penyedia layanan internet pertama di Indonesia pada 1994. Saat ini, Marina menjabat Presiden Komisaris DCII setelah melepas posisi Presiden Direktur pada 2016.

DCI Indonesia Tbk. - TradingView

2. Dewi Kam (US$3,8 miliar)

Baca Juga

  • Perhitungan Pesangon PHK 2026 dan Hak-Hak Pekerja
  • Kode Transfer dan Alamat Bank Daerah Lengkap 2026, Bank Jakarta 110 sampai Bank Banten 137
  • Petuah Crazy Rich Sandiaga Uno Tentang Investasi Emas

Pengusaha asal Sulawesi Selatan ini dikenal luas di sektor energi dan pertambangan. Dewi Kam memiliki kepemilikan minoritas di PT Bayan Resources Tbk., salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia.

Selain itu, pengaruhnya juga terlihat di industri ketenagalistrikan, antara lain melalui proyek PLTU Cilacap lewat PT Sumber Segara Primadaya serta PLTU Jeneponto di Sulawesi Selatan melalui PT Sumber Energi Sakti Prima, mitra PT Bosowa Energi.

3. Wirastuty Fangiono (US$1,4 miliar)

Wirastuty Fangiono merupakan generasi kedua keluarga besar Fangiono, yang dikenal sebagai salah satu penguasa lahan sawit terbesar di dunia. Perempuan kelahiran Pekanbaru, Riau, 1973 ini semakin dikenal publik setelah PT FAP Agri Tbk. (FAPA) melantai di bursa pada 2021 dengan dirinya sebagai pengendali.

Ia juga memiliki saham di First Resources, perusahaan yang dipimpin adiknya, Ciliandra Fangiono. Lulusan University of Toronto ini telah lama berkecimpung di agribisnis dan menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk di Surya Dumai Industri dan First Resources.

First Resources sendiri disebut-sebut terlibat dalam Proyek Strategis Nasional Food Estate di Merauke melalui konsesi lahan tebu dan pabrik bioetanol PT Global Papua Abadi.

4. Hartati Murdaya (US$1,2 miliar)

Hartati Murdaya membangun kerajaan bisnis bersama mendiang suaminya, Murdaya Widyawimarta Poo, lewat Grup Berca. Bisnisnya berkembang pesat sejak 1990-an melalui PT Central Cipta Murdaya (CCM), termasuk setelah mengakuisisi aset PT Metropolitan Kencana pada 2002.

Perempuan kelahiran 1946 ini dikenal sebagai pemain utama di sektor properti perkantoran dan pusat perbelanjaan, seperti Wisma Metropolitan, World Trade Center, dan Pondok Indah Town Center. CCM juga menjadi produsen dan distributor sepatu olahraga, termasuk merek Nike dan merek lokal League.

Di luar bisnis, Hartati masih aktif di organisasi keagamaan dan kembali terpilih sebagai Ketua Umum DPP Walubi periode 2025–2030.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Libur Imlek 2026 dan Cuti Bersama Menurut SKB 3 Menteri, Ada Long Weekend
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Setelah Diakui Anak Denada, Tangis Ressa Pecah Mohon Netizen Tak Boikot Pekerjaan Sang Ibu
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkab Gorontalo Bahas Pembangunan Pos TNI AL di Bilato dan Dungaliyo untuk Perkuat Keamanan Maritim
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Spanyol Memberikan Status Hukum kepada 500.000 Warga Asing, Para Pemohon Antri Panjang
• 9 jam laluerabaru.net
thumb
Kronologi Bisnis Travel Haji Berujung Temuan Jenazah Lansia di Gumuk Pasir
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.