Pandji Diperiksa Bareskrim Terkait Dugaan Hinaan ke Adat Toraja

realita.co
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA (Realita)- Komika Pandji Pragiwaksono memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin siang (2/2/2026).

Didampingi kuasa hukumnya, Haris Azhar, Pandji menjalani pemeriksaan perdana sebagai terlapor dalam kasus dugaan penghinaan materi komedi terkait adat Toraja.

Baca juga: Polisi Periksa Belasan Saksi Terkait Lawakan Pandji Mens Rea

"Ini dapat panggilan terkait kasus Toraja,” kata Pandji di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026).

Pandji baru bisa hadir pada panggilan kedua setelah sebelumnya berhalangan karena berada di luar negeri. Pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung intensif dengan puluhan poin pendalaman dari tim penyelidik.

"Empat puluh delapan pertanyaan, seputar materi video stand up Toraja,” ujar Pandji usai menjalani pemeriksaan.

Laporan terhadap Pandji dilayangkan oleh Aliansi Pemuda Toraja pada 3 November 2025 lalu. Meski mengaku sudah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Toraja, Pandji menegaskan akan tetap menghormati dan mengikuti seluruh tahapan hukum yang berlaku.

"Sebenarnya permintaan maaf sudah pernah dilakukan. Sudah ada, bisa dilihat publik juga. Tapi ya ini mungkin meluruskan laporan saja kali ya. Jadi saya mengikuti prosesnya saja," kata Pandji.

Sebelumnya, Aliansi Pemuda Toraja melaporkan Pandji ke Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan dan/atau ujaran kebencian bermuatan SARA terhadap masyarakat Toraja. Laporan tersebut dibuat menyusul kembali viralmya materi stand up komedi Pandji tahun 2013 di media sosial. Materi itu dinilai telah menyinggung adat dan budaya Toraja.

Pandji menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Toraja setelah ia menerima banyak protes dan kemarahan terkait sebuah joke dalam pertunjukan Mesakke Bangsaku tahun 2013. Ia mengaku sudah membaca dan menerima semua protes serta surat yang ditujukan kepadanya.

Bahkan, Pandji juga berdialog dengan Rukka Sombolinggi, Sekjen Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Dalam pembicaraannya lewat telepon, Rukka disebut menceritakan dengan sangat indah tentang budaya Toraja, maknanya, nilainya, dan kedalamannya.

"Dari obrolan itu, saya menyadari bahwa joke yang saya buat memang ignorant, dan untuk itu saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Toraja yang tersinggung dan merasa dilukai," kata Pandji dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, pada Selasa, 4 November 2025.met


Editor : Redaksi


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BEI Persilakan Bareskrim Polri Turun Tangan Usut Aksi Goreng Saham
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sambut HPN 2026, Pemkot Tangsel Singgung Peran Pers Mengembangkan UMKM
• 2 jam lalujpnn.com
thumb
Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Adat Toraja
• 6 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sidang Dugaan Korupsi Chroomebook, Nadiem Klaim tak Pernah Terlibat Negosiasi Harga Laptop
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Sembilan Tahun kumparan, Merayakan Perjalanan dan Kebersamaan
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.