CEO Inter Milan kecam aksi pelemparan flare yang mengenai Emil Audero

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - CEO Inter Milan, Giuseppe Marotta mengecam aksi pelemparan flare yang mengenai kiper Cremonese sekaligus Timnas Indonesia, Emil Audero.

Kemenangan Inter Milan atas Cremonese dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Italia di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2) tercoreng insiden pelemparan flare yang mengenai Emil Audero. Aksi tersebut terjadi di awal babak kedua dan memicu reaksi keras dari manajemen Nerazzurri.

“Saya mengecam keras apa yang terjadi hari ini: itu adalah tindakan konyol yang sepenuhnya bertentangan dengan nilai-nilai olahraga, nilai-nilai yang telah kami coba tanamkan dan junjung tinggi sejak di tim muda. Bukan hanya saya yang merasa kecewa, melainkan juga seluruh pendukung Inter dan para pemain kami yang semuanya merasa terdampak,” ujar Giuseppe Marotta melalui situs resmi klub.

Baca juga: Inter Milan kokoh di puncak setelah hantam Cremonese 2-0

Dalam pertandingan tersebut, Inter memastikan kemenangan lewat gol Lautaro Martinez dan Piotr Zielinski. Namun, suasana pertandingan sempat memanas ketika sebuah flare dilempar dari tribun suporter Inter yang berada di tribun utara stadion, tepat di area tempat Emil Audero menjaga gawang Cremonese pada babak kedua.

Flare itu mengenai Audero yang berdiri di depan gawang, membuatnya langsung terjatuh dan berguling di lapangan. Para pemain segera menghampiri sang kiper, sementara tim medis masuk ke lapangan untuk memberikan perawatan.

Beruntung, Emil Audero tidak mengalami cedera serius meski sempat mengeluhkan masalah pada kaki kanannya.

Baca juga: Emil Audero solid, Cremonese main imbang 0-0 lawan Hellas Verona

Dia bahkan tetap melanjutkan pertandingan hingga usai, sebuah sikap profesional yang mendapat apresiasi dari manajemen Inter.

Marotta berharap aparat berwenang segera mengungkap dan menindak pelaku pelemparan flare tersebut.

“Saya tahu pihak berwenang sudah menyelidiki situasinya, dan saya yakin mereka yang bertanggung jawab akan dimintai pertanggungjawaban. Saya juga ingin memuji profesionalisme Audero yang mampu menjaga gawang hingga saat-saat terakhir,” tambahnya.

Insiden ini menjadi catatan serius bagi Inter Milan, yang menegaskan sikap tegas klub dalam menolak segala bentuk tindakan tidak sportif yang mencederai nilai-nilai sepak bola.

Baca juga: Klasemen Liga Italia: Inter Milan semakin melaju kencang di pucuk

Baca juga: Jadwal Liga Italia: Inter berpeluang jauhi kejaran rival sekota Milan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pada Bandung dan Rindu yang Tak Tuntas
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Eks Mafia Jakarta: ”Debt Collector” Dulu Kejam Sekali
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi: Berkas Roy Suryo cs Dikembalikan Jaksa
• 11 jam lalumerahputih.com
thumb
Prabowo Singgung Demo Rusuh: Kamu 5 Ribu Kali Demo, Tak Akan Satu Pabrik Dibuka
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Polresta Barelang: Berkas kasus kebakaran PT ASL masih diperiksa jaksa
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.