KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengangkut sebanyak 983.036 ton barang non batu bara pada Januari 2026.

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengangkut sebanyak 983.036 ton barang non batu bara pada Januari 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan, capaian itu mencerminkan peran strategis perkeretaapian dalam mendukung distribusi logistik nasional yang andal dan terjadwal. Bahkan, turut menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap layanan angkutan barang berbasis rel.

Baca Juga:
KAI Layani 5.334 Unit Angkutan Motis dan 4,17 Juta Pelanggan pada Nataru 2025/2026

"Kereta api dinilai konsisten menghadirkan kepastian waktu tempuh, kapasitas angkut besar, serta pola operasional yang terukur, sehingga menjadi pilihan logistik yang kompetitif bagi berbagai sektor industri," ujarnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Komoditas yang diangkut KAI meliputi semen, petikemas, Bahan Bakar Minyak (BBM), hasil perkebunan, serta barang ritel. Keragaman muatan ini menandakan fleksibilitas layanan KAI dalam menjawab kebutuhan distribusi lintas sektor, mulai dari industri dasar, energi, hingga pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat.

Baca Juga:
KAI Lakukan Migrasi Sistem Tiket, Antisipasi Lonjakan Pemesanan Jelang Lebaran

Anne menjelaskan, angkutan semen dan hasil perkebunan berkontribusi penting bagi kelancaran pasokan material pembangunan dan komoditas unggulan daerah.

Baca Juga:
KAI Amankan Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Premium ‎

Di sisi lain, layanan petikemas dan ritel berperan menjaga kesinambungan distribusi barang konsumsi, terutama pada koridor-koridor logistik utama yang menghubungkan pusat produksi dan pasar.

Dari aspek energi, angkutan BBM oleh KAI mendukung ketahanan pasokan nasional melalui pola pengiriman yang terjadwal dan terkontrol. Moda kereta api memungkinkan pengangkutan dalam volume besar dengan tingkat efisiensi yang stabil, sehingga membantu menjaga ketersediaan energi bagi sektor transportasi, industri, dan rumah tangga.

Lebih lanjut, kata Anne, kinerja angkutan barang KAI berkontribusi pada pengurangan beban lalu lintas jalan raya. Peralihan distribusi ke jalur rel membantu menekan kepadatan angkutan darat, meningkatkan keselamatan transportasi, serta mendukung upaya efisiensi biaya logistik secara agregat di tingkat nasional.

Dia menambahkan, KAI terus memperkuat layanan angkutan barang melalui optimalisasi sarana, prasarana, serta kolaborasi dengan mitra logistik. Pengembangan terminal, peningkatan keandalan rangkaian, dan integrasi antarmoda menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan.

“Ke depan, KAI berkomitmen melanjutkan penguatan angkutan barang sebagai salah satu pilar bisnis perusahaan. Dengan pendekatan berbasis data dan kebutuhan pasar, KAI menargetkan layanan logistik yang semakin relevan, efisien, dan berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi serta kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah Indonesia,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
• 3 jam lalumerahputih.com
thumb
Polda Riau Bongkar Sindikat Penampung Emas Hasil Tambang Ilegal, Berawal dari Laporan Call Center
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Tes Kepribadian: Gambar Pertama yang Dilihat Bisa Ungkap Emosi dan Cara Pola Pikirmu Bekerja
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Wakil Ketua DPRD Sulbar Raih Sertifikat Tokoh Inspirasi dari Forum Zilenial
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Peduli Sesama, Hutama Karya Grup Bantu Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat
• 19 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.