GenPI.co - Politikus PDIP Mohamad Guntur Romli merespons merespons pernyataan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang akan mati-matian untuk PSI.
Guntur Romli menilai eks Wali Kota Surakarta tersebut, bukan sosok yang bisa diteladani dalam dunia politik.
Dia menyebut Jokowi selaku eks Presiden, seharusnya bicara mengenai kondisi rakyat, bangsa, dan negara, daripada mengumbar janji mati-matian untuk PSI.
“Itu menunjukkan Jokowi sebagai tokoh politik, bukan teladan yang baik,” katanya dikutip dari JPNN, Selasa (3/2).
Menurut dia, pernyataan siap mati-matian demi PSI menunjukkan Jokowi hanya memprioritaskan urusan pribadi.
“Hanya mementingkan untuk terus berkuasa,” ujar pria yang aktif di media sosial itu.
Guntur Romli menyampaikan sikap Jokowi yang mengutamakan urusan pribadi, seperti yang dilakukan eks Gubernur DKI Jakarta itu untuk menduduki Presdien RI dalam tiga periode.
Tetapi, Ketua Umum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menolak wacana tersebut.
Kemudian, Jokowi bermanuver politik dengan memaksa anak sulung Gibran Rakabuming Raka menjadi Cawapres dalam usia yang belum memenuhi syarat pencalonan.
“Memaksa anaknya Gibran jadi Wapres, dengan mengangkangi konsititusi melalui Mahkamah Konstitusi yang dipimpin iparnya (Anwar Usman),” ucapnya. (ast/jpnn)
Simak video menarik berikut:



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F02%2F02%2F627b81a03ca26df05d0a34113eb8a682-IMG_20260202_105810.jpg)
