Jakarta, VIVA – Jumlah kunjungan ke kawasan wisata Kota Tua, Tamansari, Jakarta Barat, menunjukkan kenaikan sejak lokasi itu dijadikan tempat syuting film yang dibintangi oleh Lisa Blakckpink.
"Pastinya (jumlah pengunjung mengalami peningkatan), terutama Sabtu-Minggu," ujar Kepala Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua, Denny Aputra di Jakarta, Senin.
Namun demikian, Denny menyampaikan bahwa peningkatan jumlah wisatawan itu bersifat fluktuatif lantaran cuaca yang tidak menentu. "Tapi (angka jumlah pengunjung) enggak menentu ketika hujan terus," katanya.
Jumlah pengunjung di empat hari sebelum dan pelaksanaan syuting, yaitu pada 24-27 Januari 2026 untuk pengunjung lokal sebanyak 18.500 dan wisatawan asing berjumlah 668 orang. Total pada periode tersebut 19.168 orang.
Sedangkan pada 28-31 Januari 2026, untuk wisatawan lokal sebanyak 19.943 orang dan wisatawan asing berjumlah 614 orang. Total 20.557 orang.
Adapun lokasi syuting film berada di Jalan Cengkih, Kelurahan Pinangsia, Tamansari.
Kendati demikian, Denny memastikan syuting film yang dibintangi Lisa Blackpink tidak berdampak langsung terhadap mobilitas pengunjung dalam Kota Tua.
"Karena syuting film di daerah penunjang Kota Tua. Pengaruh kepada yang lintasan sama warga setempat. Kawasan inti yang ada museum tetap berjalan normal," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Barat memastikan kompensasi terhadap pedagang Lokasi Binaan (Lokbin) Kota Intan di kawasan Kota Tua, Jalan Cengkih, Pinangsia, Tamansari, yang terdampak penutupan karena lokasi dipakai syuting film yang dibintangi artis asal Korea Selatan itu.
"Tentunya Pemprov DKI tetap memperhatikan kesejahteraan pedagang dengan memberikan kompensasi atas kegiatan tersebut," Kepala Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kasudin PPKUKM) Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Iqbal mengatakan, berdasarkan data 31 Januari sampai 1 Februari 2026, ada 60 pedagang di Lokbin Kota Intan yang sementara tidak berjualan karena lokasi digunakan untuk syuting. "Total ada 60 pedagang per 31 Januari-1 Februari (tentatif)," tutur Iqbal.
Iqbal menyampaikan, penutupan Lokbin Kota Intan tersebut merupakan tindak lanjut hasil rapat yang digelar pada 15 Januari 2026.
"Pada rapat tersebut dipaparkan pihak JXB terkait pelaksanaan syuting yang akan di laksanakan di beberapa tempat di area Kota Tua," kata Iqbal.





