JAKARTA, KOMPAS.TV - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap pertama dimulai pada Februari 2026.
Masyarakat dapat mengecek status penerima secara mandiri melalui telepon seluler dengan mengakses laman resmi Kementerian Sosial.
Adapun pemerintah menyasar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk kuota nasional tahun ini. Pendistribusian bantuan mencakup periode Januari, Februari, dan Maret 2026 melalui jaringan bank milik negara serta PT Pos Indonesia.
Penentuan daftar penerima merujuk pada hasil pembaruan data kependudukan dan verifikasi kondisi ekonomi di setiap wilayah. Sistem tersebut memungkinkan adanya pergantian nama penerima pada setiap triwulan penyaluran mengikuti hasil validasi petugas lapangan.
"Dengan data yang dinamis dan terus diperbarui itu, bisa jadi di triwulan pertama dapat bansos, di triwulan kedua nggak dapat bansos, ketiga nggak dapat bansos mungkin keempat dapat bansos lagi," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Kemensos Salurkan Bansos Februari 2026 untuk 18 Juta KPM, Simak Besaran dan Cara Ceknya
Prosedur Verifikasi Penerima Bansos via HPMasyarakat dapat memverifikasi kepesertaan bansos dengan langkah-langkah berikut:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id melalui browser di telepon seluler.
- Pilih data wilayah administrasi (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan) sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat.
- Ketik kode captcha yang tersedia pada kolom verifikasi.
- Klik tombol "Cari Data".
Sistem akan menampilkan status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima (PKH atau BPNT), serta periode penyaluran bantuan tersebut.
Bantuan BPNT diberikan senilai Rp200.000 per bulan, sehingga total yang diterima setiap KPM pada tahap pertama adalah Rp600.000.
Baca Juga: Ini Tanda Nama Anda Masuk Daftar Penerima Bansos PKH-BPNT 2026, Mensos Ingatkan Data Bisa Berubah
Penulis : Danang Suryo Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV, Antara
- bansos 2026
- cara cek bansos
- PKH
- BPNT
- Kementerian Sosial
- Saifullah Yusuf




