Bisnis.com, BALIKPAPAN — Sektor pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencatatkan kinerja sangat positif sepanjang tahun 2025. Total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meroket.
Total kunjungan wisman ke Kaltim sepanjang 2025 mencapai 10.437 kunjungan, melonjak drastis 113,26% dibandingkan tahun 2024 yang hanya 4.894 kunjungan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kaltim Mas'ud Rifai menyatakan selama Desember 2025 ada sebanyak 1.455 wisman yang berkunjung ke wilayah Kaltim.
"Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, jumlah kunjungan tersebut mengalami peningkatan sebesar 59,71%," kata Mas'ud Rifai dalam keterangan resmi, Senin (2/2/2026).
Dia menambahkan, Desember 2025 juga mengalami peningkatan 340,91% jika dibanding Desember 2024. Angka ini sekaligus menjadi pencapaian bulanan terbaik dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Secara kumulatif, wisatawan dari kawasan Asean tetap mendominasi. Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura menjadi 3 negara penyumbang wisman terbesar ke Kaltim.
Baca Juga
- Inflasi Penyangga IKN Melonjak jadi 3,76% pada Januari 2026
- Balikpapan Punya Kawasan Hunian Terpadu Sepinggan Terrace
- Transaksi SPKLU Meroket 244% di Kaltim-Kaltara Sepanjang 2025
Khusus pada Desember 2025, kelompok wisatawan dari Asean menyumbang 90,25% dari total kunjungan wisman.
Pertumbuhan spektakuler juga terlihat dari kelompok kebangsaan ASEAN yang melesat 486,16% secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Desember 2025. Wisman asal Eropa naik 90,91%, sementara Asia di luar Asean tumbuh 55,10%.
Di sisi lain, beberapa kawasan mengalami penurunan seperti Afrika (turun 100%), Timur Tengah (minus 50%), dan Amerika (anjlok 45%).
Mas'ud menjelaskan, Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan menjadi satu-satunya pintu masuk utama wisman ke Kaltim.
Tak kalah mengesankan, perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) berdasarkan kabupaten/kota asal di Kaltim mencapai 16,05 juta perjalanan sepanjang Januari-Desember 2025.
Capaian ini melesat 22,62% dari periode sama tahun sebelumnya yang sebesar 13,09 juta perjalanan.
Sementara itu, wisatawan nasional (wisnas) yang masuk melalui pintu utama Bandara SAMS Sepinggan mencatat 44.802 perjalanan, naik 51,51% dibanding 2024 yang hanya 29.570 perjalanan.
Berdasarkan destinasi tujuan, Samarinda tetap menjadi magnet utama dengan menyerap 26,98% atau sekitar 4,23 juta perjalanan wisnus sepanjang 2025, dengan pertumbuhan 28,37% secara tahunan.
Balikpapan menyusul dengan 21,39% (3,35 juta perjalanan), dan Kutai Kartanegara 19,67% (3,08 juta perjalanan).
Mas'ud melanjutkan, Paser mengalami pertumbuhan wisnus tertinggi dengan 44,94%, diikuti Bontang (34,38%), Berau (33,08%), dan Kutai Kartanegara (31,33%). Adapun, dia menuturkan hanya Mahakam Ulu yang mengalami kontraksi sepanjang 2025 (4,02%).




