JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta baru saja meresmikan Taman Rorotan-Cilincing (Roci) di Jakarta Utara, Jumat (29/1/2026).
Peresmian taman tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung dan didampingi oleh Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta Fajar Sauri.
Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) ini menghabiskan dana yang tidak sedikit, mencapai Rp 2,9 miliar.
Taman seluas 2.711,4 meter per segi ini dibangun di Jalan Kaliabang, Rorotan, Jakarta Utara, persis sebrang Banjir Kanal Timur (BKT) dan juga bersebelahan langsung dengan kawasan Harapan Indah, Bekasi, Jawa Barat.
Baca juga: Taman Kelinci Roci di Rorotan, dari Kawasan Kumuh Jadi Tempat Bermain
Dibangun di daerah rawan banjirJika dilihat, taman ini berada di dataran lebih rendah dibandingkan dengan Kali BKT yang berada di sebrangnya
Alhasil, ketika curah hujan tinggi aliran air atau selokan di depan Taman Roci yang memiliki lebar dua meter terlihat meningkat volume airnya.
Tak jarang, air berwarna cokelat di selokan tersebut meluap ke jalan depan taman dan menyebabkan genangan kurang lebih setinggi 10 sentimeter (cm) hingga 40 Cm.
Pembangunan Taman Roci di kawasan yang rawan banjir bukan merupakan kesalahan fatal dan tanpa sebab.
Tapi juga bentuk pemerataan pembangunan di Jakarta, dan sebagai upaya untuk mengurangi banjir di lokasi tersebut.
"Mindset-nya diubah, taman banjir itu bukan salah pilih lokasi, tapi memang fungsinya sebagai tangkapan air," ujar Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Utara Reina Camelia, Senin (2/2/2026).
Salah satu fasilitas di Taman Roci adalah kolam retensi yang berada di pojok kiri dari pintu masuk.
Kolam retensi itu berguna untuk menampung air, apabila selokan di depan taman sudah dalam kondisi penuh.
Jika selokan sudah penuh, maka akan dibuka agar airnya bisa mengalir ke dalam taman dan tidak meluap ke jalan atau perumahan warga.
Itu lah fungsi dari pembangunan Taman Roci di kawasan yang rawan banjir, agar bisa menjadi tangkapan air dan melindungi kawasan di sekitarnya agar tidak terendam.
Baca juga: Taman Kota Jakarta, Ruang Publik atau Sekadar Hiasan?
Bukan hanya kolam retensi, Taman Roci juga dilengkapi sederet fasilitas yang bisa dimanfaatkan warga.
Taman ini memiliki dua pintu masuk yang dilengkapi dengan jembatan beton membentang di atas aliran air di depannya.
Setiap pintu masuk taman ini dihiasi empat gapura kayu berwarna kecokelatan yang disusun berbaris.
Di pintu masuk sebelah kiri terdapat pos sekuriti yang akan menjaga taman selama 24 jam non-stop.




