Polemik Keanggotaan Indonesia di Dewan Perdamaian, Prabowo Dialog dengan Ormas Islam di Istana

tvonenews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com-Perwakilan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam di antaranya seperti PBNU, Muhammadiyah, dan MUI diundang ke Istana oleh Presiden Prabowo Subianto pada Selasa siang, untuk berdiskusi membahas keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Gaza.

KH Cholil Nafis, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) membenarkan undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo hari ini."Ya saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya (informasinya agenda pertemuan diskusi, red.) tentang BoP," kata Kiai Cholil menjawab pertanyaan wartawan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Sekjen PBNU) Saifullah Yusuf, yang juga Menteri Sosial RI, juga membenarkan undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana siang ini.

"Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB," kata Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah, menjawab pertanyaan wartawan.

Kemudian, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti juga membenarkan undangan terkait agenda pertemuan di Istana bersama Presiden Prabowo siang ini.

"Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," kata Abdul Mu'ti menjawab pertanyaan wartawan.

Prof. Syafiq A. Mughni saat ini menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah.

Dewan Perdamaian Gaza resmi diluncurkan pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr., dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara anggota termasuk Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo turut menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani piagam pembentukan Board of Peace Gaza.

"Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan selepas menghadiri acara peluncuran Dewan Perdamaian di Davos, Swiss, Kamis.

"Yang jelas, penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Saya sangat berharap, dan Indonesia siap ikut serta," sambung Presiden Prabowo.

Menurut Prabowo, negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian adalah mereka yang ingin membantu rakyat Palestina di Gaza. Negara-negara itu juga mereka yang menghendaki adanya perdamaian di Gaza.

"Siapa yang ingin perdamaian (ada, red.) di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina (ada di dewan tersebut, red.)," ujar Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan.

Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.(ant)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Akan Temui Petinggi Ormas Islam Siang Ini, Bahas Board of Peace
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Video: Ini Bocoran RKAB Tambang Batu Bara, Emiten Mana Paling Untung?
• 8 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Kolagen Halal dari Limbah Telur, Inovasi Peneliti UC Surabaya
• 43 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Megawati Kunjungi KBRI Abu Dhabi, Bahas Pelayanan WNI hingga Isu Geopolitik
• 17 jam laludetik.com
thumb
Polri Belasungkawa atas Meninggalnya Eyang Meri Istri Jenderal Hoegeng
• 53 menit laludetik.com
Berhasil disimpan.