CELEBESMEDIA.ID, Makassar - PSM Makassar tampil kurang impresif saat ditahan imbang Semen Padang FC tanpa gol pada pekan ke-19 Super League 2025/26.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (2/2) malam, Pasukan Ramang gagal memanfaatkan penguasaan bola untuk mencetak gol.
Pada sesi jumpa pers usai laga, Trucha mengungkapkan bahwa PSM tidak menerapkan skema ball possession karena absennya Savio Roberto, playmaker andalan tim.
Savio yang berperan penting di lini tengah Pasukan Ramang, biasanya memberikan umpan-umpan akurat ke penyerang, namun kehadirannya tidak bisa digantikan malam itu.
"Mudah saja untuk memberikan gambaran kalian saat kalian berada di luar. Namun, kita yang ada di dalam bisa melihat skuad yang kita miliki pada saat ini," ujarnya, Senin malam.
"Kita bisa berkompetisi dengan baik, memainkan sepak bola yang saya inginkan jika semua pemain full skuad tersedia, kita bisa gunakan," tambah dia.
Sejatinya, kata Trucha, anak asuhnya bermain cukup bagus karena mampu menahan serangan balik cepat tim tamu. Tapi, build up serangan Juku Eja selalu gagal di final pass.
"Bukan kita lambat, saya tidak setuju, saya lebih melihat ini ke final pass yang kita berikan tidak terlalu bagus dan akhirnya lawan mendapatkan bolanya. Saya kira ini penekanannya lebih ke final pass," tutup pelatih asal Republik Ceko itu.
Selain Savio, ada dua pemain kunci PSM lainnya juga absen yakni Jacques Medina dan Ananda Raehan.
Hasil imbang ini membuat PSM tak beranjak dari peringkat 13 dengan koleksi 20 poin. Sementara Semen Padang naik ke posisi 16 dengan poin 12.



