Partai NasDem menerima kunjungan akademik mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikom) InterStudi di NasDem Tower, Jakarta. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pembelajaran praktik sentimen analisis dan komunikasi publik, sekaligus membuka ruang dialog antara generasi muda dan partai politik.
Kehadiran mahasiswa Stikom InterStudi disambut langsung oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem. Selain mengikuti tour NasDem Tower, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan materi mengenai praktik sentimen analisis dan komunikasi publik, serta diskusi interaktif bersama para mahasiswa.
Ketua Bidang Media dan Komunikasi Publik DPP Partai NasDem, Charles Meikyansah, menyampaikan bahwa dinamika sosial dan ekonomi yang terjadi saat ini merupakan bagian dari proses. Ia menegaskan pemerintah terus berupaya menciptakan lapangan kerja, baik melalui sektor formal maupun penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Baca juga: Kutuk Serangan di Gaza, Legislator NasDem: Israel Langgar Prinsip Kemanusiaan
Menurut Charles, kunjungan akademik ini menjadi kesempatan berharga bagi Partai NasDem untuk menyerap aspirasi generasi muda secara langsung. Ia menyebut, mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga menyampaikan berbagai masukan, keresahan, serta tantangan yang mereka hadapi.
“Kami banyak menerima masukan dari teman-teman mahasiswa terkait keresahan dan tantangan yang mereka hadapi. Aspirasi ini menjadi titipan yang akan kami perjuangkan, baik melalui Partai NasDem maupun melalui fraksi di DPR RI, DPRD provinsi, hingga kabupaten dan kota,” ujar Charles.
Dosen Stikom InterStudi, Laila Nihayati menambahkan, kegiatan ini juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami proses komunikasi politik secara langsung, termasuk memvalidasi informasi yang selama ini mereka peroleh melalui riset media digital.
“Mahasiswa bisa langsung mengonfirmasi data dan informasi, memvalidasi apakah narasi di media digital sesuai dengan kenyataan di lapangan, serta memahami bagaimana opini publik terbentuk dan dikelola,” jelasnya.




