JAKARTA, KOMPAS.TV – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 1.271.325 kilogram bahan semai telah digunakan untuk operasi modifikasi cuaca (OMC) sebagai upaya percepatan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan hal itu dalam keterangan tertulis, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, BPNP telah melakukan OMC sebagai bagian dari upaya percepatan tanggap darurat, pemulihan, serta mitigasi risiko bencana hidrometeorologi basah dalam jangka pendek.
Baca Juga: Tangani Bencana Banjir dan Longsor di Sumut, BNPB akan Berangkatkan Pesawat Modifikasi Cuaca
Ia merinci bahan semai yang digunakan untuk OMC di tiga provinsi tersebut.
“Hingga 22 Januari 2026, OMC di wilayah Aceh telah dilaksanakan sebanyak 532 sorti dengan total bahan semai natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) sebesar 508.000 kilogram,” jelasnya.
“Di wilayah Sumatra Utara, OMC telah dilakukan sebanyak 406 sorti dengan total bahan semai 357.000 kilogram,” tambahnya.
Sementara, di Sumatera Barat tercatat 409 sorti dengan total bahan semai mencapai 406.325 kilogram.
Muhari menegaskan, OMC bertujuan untuk mengendalikan intensitas curah hujan serta mengurangi potensi terjadinya bencana susulan di wilayah rawan.
Dalam keterangannya, Muhari juga menjelaskan perkembangan penanganan darurat dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara hingga Senin (2/2).
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- badan nasional penanggulangan bencana
- bnpb
- operasi modifikasi cuaca
- penanganan bencana
- bahan semai
- abdul muhari


