Seskab Teddy soal Gerakan ASRI: Mulai Kepala Daerah-BUMN Kasih Contoh

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya berbicara mengenai Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata. Gerakan ini diperkenalkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Teddy mengatakan bahwa gerakan tersebut harus dimulai dari kepala daerah. Para kepala daerah, lanjutnya harus mulai mengajak jajarannya hingga sekolah-sekolah untuk bersih-bersih.

"Kita mulai Gerakan ASRI, kepala daerah, dari gubernur, wakil gubernur, bupati, wali kota, semuanya ayo bersih-bersih. Anda, kepala daerah, ada sekolah, SMA, SD, SMP, SMA di bawah provinsi, SD, SMP di bawah bupati, wali kota. Iya dong, bersihkan, ajak sama-sama," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

Selain itu, Teddy menekankan TNI-Polri juga ikut turun melakukan gerakan tersebut. Ia juga meminta agar para menteri hingga BUMN memberikan contoh.

"Kemudian beliau menyampaikan, kalau tidak bisa, TNI-Polri. Kemudian BUMN kasih contoh, menteri-menteri kasih contoh, Kementerian kasih contoh, dan itu sudah biasa dilakukan, ya beberapa waktu lalu," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, indah) sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di SICC, Jawa Barat, Senin (2/2).

"Resik saya tanya artinya apa? Artinya bersih, tertib, dan sebagainya. Ini hanya suatu katakanlah nama, tapi wujudnya tadi, semua instansi pemerintahan harus memimpin korve. Anak sekolah enggak apa-apa. Pagi-pagi 10 menit, 15 menit, setengah jam. Kalau ratusan ribuan itu, cepat itu," ucap Prabowo.

Persoalan sampah, menurut Prabowo telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah. Ia menjelaskan bahwa hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028.

"Sampah ini menjadi masalah, diproyeksi hampir semua TPA sampah akan mengalami overcapacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat," katanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tambang Timah di Bangka Longsor, 6 Pekerja Tewas Tertimbun 1 Belum Ditemukan
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Anggota Komisi III Sebut Pakai Whip Pink Ibarat Ngelem untuk Kelas Menengah
• 44 detik lalukumparan.com
thumb
Maybank Umumkan Penutupan Sejumlah Kantor Cabang
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Poltekkes Megarezky Lahirkan Lulusan Teknologi Bank Darah Siap Kerja
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Immanuel Ebenezer Sebut KPK Seperti Bocil, Ternyata Ini Maksudnya
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.