Prabowo Sentil Masalah Sampah di Bali, Pemkab Badung Akui Kewalahan Tangani

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebelumnya menyoroti persoalan sampah di Bali. Prabowo mengaku ada jenderal hingga pejabat di Korea yang mengeluhkan betapa kotornya Bali.

Merespons hal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali mengaku kewalahan menangani sampah kiriman dari laut yang mencemari pinggir pantai ketika musim angin barat, yang berlangsung sejak November hingga Maret.

Beberapa pantai menjadi titik pencemaran sampah di wilayah Kabupaten Badung adalah Pantai Kuta, Pantai Legian dan Pantai Kedonganan/Jimbaran. Pantai-pantai ini biasanya ramai dikunjungi wisatawan.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Badung, IB Gede Arjana, mengatakan, sebanyak 300 personel setiap hari dikerahkan untuk membersihkan dan mengangkut sampah di sepanjang pantai.

Petugas DLHK dan pedagang setiap pagi membersihkan dan mengangkut sampah di pantai. Namun, sampah terus berdatangan dibawa ombak.

Setiap hari rata-rata ada sekitar 400 sampai 500 ton sampah terdampar di pantai Kabupaten Badung. Jenis sampah paling banyak adalah plastik, gelondongan kayu dan ranting.

"Tentu pelaksanaan tidak bisa parsial. Kita harus melakukan secara kontinu membersihkan karena sampah pantai ini. Kita bersih kan pagi, sementara bersih kemudian sore akan datang lagi dan terdapat lagi. Besok paginya kita akan laksanakan pembersihan lagi," sambungnya.

Bakal Ajak Instansi-Sekolah

Menurut Arjana, Pemkab Badung sudah berusaha maksimal menangani sampah di pantai. Pemkab Badung berencana akan berkolaborasi dengan instansi lain dan sekolah bergotong royong membersihkan pantai. Hal ini mengikuti instruksi Presiden Prabowo.

"Kita di Pemkab Badung sudah mengerahkan secara maksimal baik armada dan tenaga yang kita punya, dan sekarang tinggal berkolaborasi mengundang masyarakat lembaga instansi pemerintah untuk sama-sama sesuai arahan Presiden membersihkan area pantai yang menjadi ring pariwisata di Kabupaten Badung," katanya.

Menurutnya, Pemkab Badung akan mengutamakan edukasi tentang pengolahan sampah berbasis sumber untuk anak-anak di tingkat sekolah. Anak-anak nantinya bisa ikut bergotong royong pada hari libur membersihkan pantai agar tidak mengganggu kegiatan belajar.

"Kalau melibatkan anak-anak sekolah nanti kita cari hari-hari yang memang tidak mengganggu hari belajarnya, mungkin hari Minggu melalui kepala sekolah untuk ikut berpartisipasi, kita edukasi sejak dini disiplin mengelola sampah," sambungnya.

Dia juga merespons baik rencana Gubernur Bali Wayan Koster membentuk Satgas Pengelolaan Sampah. Hal ini agar prosedur pembersihan, pengangkutan dan pengawasan sampah di pantai terintegrasi.

Pantai Kuta Masih Dicemari Sampah

Pantauan kumparan pada Selasa (3/2), Pantai Kuta memang masih dicemari sampah kiriman. Sejumlah anggota TNI, Polri, petugas DLHK dan anak-anak sekolah terlihat bergotong royong membersihkan sampah.

Mereka mulai membersihkan sampah di sekitar Gedung Shelter Bencana sejak pukul 06.30 sampai pukul 07.30 WITA.

Arjana mengatakan, sampah kiriman awalnya dikumpulkan pada satu titik. Petugas selanjutnya memilah berdasarkan jenis sampah. Sampah organik akan dibawa ke TPST untuk diolah menjadi kompos atau media tanam, sedangkan sampah non organik akan dibuang ke TPA Suwung.

"Kayu-kayu kita potong. Sekarang kita kerahkan tukang potong. Itu kita akan bawa ke mesin woodchipper kami di Mengwitani. Setelah itu pupuk itu banyak fungsinya kompos, media tanam," katanya.

Walau demikian, sampah-sampah di sekitar Pantai Kuta ke arah Pantai Legian masih menumpuk. Pedagang dan petugas DLHK terlihat secara bergantian membersihkan sampah.

Di sisi lain, para wisatawan terlihat masih menikmati berselancar dan bersantai di Pantai Kuta.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pelindo Klarifikasi, Tidak Ada Antrean Kapal hingga 6 Hari di Tanjung Perak
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
OJK dan BEI Bakal Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%, Seperti Apa Ketentuannya?
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sejahterakan Mustahik, Baznas Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan di 34 Provinsi
• 8 jam laludisway.id
thumb
Kementerian Pertahanan Tegaskan Keikutsertaan ASN dalam Komcad Bersifat Sukarela
• 6 jam lalukompas.id
thumb
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
• 3 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.