Kehujanan di jalan sering kali menjadi kondisi yang tidak bisa dihindari saat anak beraktivitas di luar rumah, terutama di musim hujan. Situasi ini kerap membuat orang tua khawatir anak akan jatuh sakit, padahal dengan perlindungan yang tepat dan penanganan yang benar setelah sampai di rumah, risiko kesehatan dapat diminimalkan.
Menurut Dokter Spesialis Anak yang juga Anggota Unit Kerja Koordinasi Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Prof. Dr. dr Anggraini Alam, SpA, Subsp IPT(K), kehujanan bukanlah hal yang perlu ditakuti berlebihan, asalkan orang tua mengetahui langkah penanganan yang tepat.
Penanganan Tepat setelah Anak KehujananNamun, jika anak sudah terlanjur kehujanan atau melewati genangan air, langkah paling penting adalah penanganan setelah tiba di rumah. Orang tua sebaiknya segera mengajak anak mencuci tangan, melepas seluruh pakaian yang dikenakan, dan membersihkan tubuhnya.
Bila anak terpapar air lumpur atau bahkan air banjir, mandi dengan air hangat bisa menjadi solusi yang aman dan membantu membersihkan kotoran yang menempel di tubuh.
“Kalau lewat di genangan air, paling baik adalah sepatu tertutup. Syukur-syukur bisa dari karet, karena itu sangat membantu, kuman tidak akan masuk,” kata Prof. Anggraini dalam webinar bersama IDAI, Senin (2/2).
Banyak juga orang tua yang masih ragu, apakah anak boleh langsung mandi setelah kehujanan. Prof. Anggraini menegaskan bahwa hal tersebut boleh dilakukan. Bahkan, mandi segera dengan air hangat justru memberikan efek menyegarkan sekaligus membantu menghilangkan kuman, kotoran, dan zat yang menempel di kulit selama kehujanan.
“Boleh saja, langsung mandi, apalagi airnya air hangat, itu malah menyegarkan dan juga membuang berbagai yang kotor-kotor di badan kita,” tutupnya.
Dengan perlindungan yang tepat sebelum keluar rumah dan kebiasaan membersihkan diri setelah kehujanan, Anda bisa membantu menurunkan risiko penyakit pada anak, Moms.



