Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan ada empat Sekolah Garuda yang ditargetkan mulai beroperasi pada Juli 2026. Brian mengatakan pemerintah merencanakan ada 20 Sekolah Garuda yang didirikan.
"Sekolah Garuda kan sebenarnya nantinya ada 20 tempat ya, hanya saja kan saat ini baru empat yang dibangun. Kita diharapkan, kita targetkan mulai itu tahun ajaran tahun depan, 2026 ya, Juli kan mulai kuliah," kata Brian usai rapat bersama Komisi X DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Empat Sekolah Garuda tersebut terletak di Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Dia mengatakan Sekolah Garuda akan didirikan di daerah yang belum memiliki sekolah unggulan.
"Jadi daerah-daerah yang selama ini memang belum ada sekolah unggulannya begitu, itu kita akan bangun di daerah-daerah tersebut," ujarnya.
Dia mengatakan pihaknya tak akan membangun Sekolah Garuda di Jawa. Sebab, katanya, sudah banyak sekolah unggulan yang berada di Jawa.
"Jadi kalau di Jawa itu kan sudah banyak ya sekolah-sekolah unggulan, jadi itu tidak kita bangun di daerah-daerah yang memang sudah memiliki sekolah unggulan setingkat SMA itu," ujarnya.
Brian mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan Kemendikdasmen dalam proyek Sekolah Garuda. Selain itu, dia menargetkan para siswa Sekolah Garuda diberikan pendidikan berstandar internasional.
"Jadi nanti kita harapkan dengan metode seperti ini, putra-putri daerah yang bertalenta baik, itu memiliki sarana fasilitas untuk mendapatkan pendidikan yang terbaik dan pada akhirnya mereka bisa menjadi SDM-SDM unggul Indonesia yang lebih merata di seluruh daerah di Indonesia begitu," jelasnya.
(amw/haf)



