GenPI.co - Satu keluarga di Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan setelah menyantap jamur liar.
Kepala Puskesmas Cibaregbeg Udin Wahyudin mengatakan keempat orang korban adalah AR (60), S (27), SA (25), dan ST (36).
Mereka datang dengan keluhan sama pusing, mual, muntah, dan diare, setelah makan jamur liar.
"Korban langsung mendapat penanganan medis karena mengeluh gejala keracunan, sehingga petugas langsung melakukan upaya maksimal," kata dia, dikutip Selasa (3/2).
Udin menjelaskan keempat orang korban keracunan dirawat selama beberapa jam dengan kondisi tubuh berangsur pulih.
Mereka kemudian diperbolehkan pulang, tetapi tetap mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan.
Setelah itu pihaknya mengambil sampel jamur dan muntahan untuk pemeriksaan laboratorium demi memastikan penyebab keracunan.
"Saat ini keempat orang korban keracunan sudah pulang ke rumah karena kondisinya terus membaik, tetapi kami siagakan tenaga kesehatan untuk memantau kondisinya," terang dia.
Dia membeberkan jamur liar yang banyak tumbuh saat musim hujan, tetapi tidak dipastikan apakah beracun atau tidak.
Maka dari itu, pihaknya meminta warga tidak sembarangan mengonsumsi jamur liar.
"Mungkin sekilas bentuknya sama dengan jamur yang biasa diolah sehingga mereka mengonsumsi jamur liar yang didapat ternyata beracun, tetapi untuk memastikan kami menunggu hasil uji laboratorium," beber dia.
Sebelumnya, 1 keluarga di Kampung Sela, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon mengalami hal yang sama setelah menyantap jamur liar.
Sayang, 1 orang di antaranya sempat menjalani perawatan di ICU RSUD Sayang Cianjur hingga akhirnya meninggal dunia.(ant)
Jangan lewatkan video populer ini:





