JAKARTA, KOMPAS.com – Kondisi trotoar di Jalan Metro Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, justru semakin rusak.
Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan sebelumnya telah meminta agar fasilitas tersebut dikembalikan ke kondisi semula.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Selasa (3/2/2026) siang, trotoar di Jalan Metro Pondok Indah, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, terlihat rusak parah.
Konblok trotoar di sepanjang sisi jalan telah dibongkar dan tidak lagi terpasang, menyisakan tanah galian yang terbuka.
Baca juga: Ironi Trotoar di Pondok Indah: Dibangun untuk Pejalan, Diduga Direbut Kepentingan Lain
Di beberapa titik, tanah tampak dikeruk hingga membentuk cekungan memanjang sejajar dengan badan jalan.
Puing konblok, batu, dan tanah bercampur terlihat menumpuk di atas jalur trotoar, sebagian berada dekat pagar seng bangunan di sisi kiri.
Tak terlihat pembatas atau rambu pengamanan di area tersebut.
Trotoar sepenuhnya tidak dapat dilalui pejalan kaki karena tertutup material dan galian.
Di sisi kanan, kendaraan bermotor melintas tepat di samping lokasi kerusakan, hanya dipisahkan oleh kanstin jalan.
Kondisi tersebut membuat jalur pejalan kaki terputus dan memaksa warga berjalan lebih dekat ke badan jalan yang dilalui kendaraan.
Baca juga: Trotoar di Pondok Indah Dibongkar, Ruang Aman Pejalan Kaki Disebut Terancam
Sebelumnya, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal mengatakan, telah menghentikan aktivitas pembongkaran tersebut dan meminta agar trotoar dikembalikan ke kondisi semula.
"Sudah dilakukan penyetopan dan diminta untuk perbaikan kembali ke kondisi semula,” ujar Rifki, Rabu (28/1/2026).
Rifki mengemukakan, pembongkaran konblok pada trotoar di lokasi tersebut dilakukan tanpa perizinan.
“Sudah dilakukan pengecekan ke lokasi aduan bersama tim kelurahan, pembongkaran dilakukan tanpa perizinan," kata Rifki saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (28/1/2026).
Belakangan, Sudin Bina Marga Jakarta Selatan memastikan bahwa pembongkaran trotoar tersebut dilakukan langsung oleh pemilik bangunan yang sedang melakukan renovasi.