Kubu OTK Serang Pegawai Ritel Jaksel Harap Damai, Korban Tuntut Ganti Rugi

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pihak gerombolan orang tidak dikenal (OTK) yang menyerang pegawai toko ritel di Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel), mengajukan damai. Kelompok terduga pelaku ini telah mendatangi toko ritel tersebut dan meminta kasus tidak dilanjutkan ke proses hukum.

"Bahwa pihak pelaku pernah datang sebanyak 4 orang menemui tim legal Astro untuk meminta damai kepada korban pihak Astro untuk tidak melanjutkan perkara pengeroyokan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih, Selasa (3/2/2026).

Perwakilan dari pelaku tersebut bersedia mengobati luka fisik korban. Selain itu, mereka bersedia mengganti kerusakan yang dialami toko ritel itu.

Baca juga: Gerombolan OTK Ngamuk Serang Pegawai Ritel di Jaksel Berupaya Ajukan Damai

Pihak toko ritel kemudian mengatakan bersedia untuk berdamai. Namun, pihak toko ritel mengajukan beberapa persyaratan kepada pelaku.

"Hasil dari keterangan dari pihak korban bersedia untuk tidak melanjutkan perkara ke jalur hukum dengan harus memenuhi syarat pihak pelaku harus siap untuk mengobati kerugian fisik akibat perbuatan pengeroyokan terhadap korban dan pihak pelaku harus bersedia mengganti rugi barang-barang yang dirusak," bebernya.

Apabila pelaku bersedia menyanggupi permintaan itu, pihak korban siap berdamai dan membuat surat pernyataan di kantor polisi. Apabila pelaku tidak menyanggupi, kata Murodih, pihak korban tetap membawa ke jalur hukum.

Baca juga: KPK Wajibkan WNA yang Jadi Direksi BUMN Lapor LHKPN

"Untuk sementara, pihak korban belum memberi jawaban keputusan kepada pihak pelaku, nanti rencananya akan ada pertemuan kedua untuk membahas tuntutan korban kepada pihak pelaku," sebutnya.

Sebelumnya, pihak gerombolan orang tidak dikenal (OTK) yang menyerang pegawai toko ritel di Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel), berupaya untuk damai. Mediasi dicoba diupayakan oleh terduga pelaku.

"Jadi memang untuk yang di Pasar Minggu itu kejadiannya ada, dari pihak sana (terduga pelaku) ada upaya untuk mediasi, tapi masih belum," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes I Putu Yuni Setiawan.

Baca juga: Geger Mobil Seruduk Motor Parkir Berujung Pengeroyokan di Jaksel

Pihaknya memastikan penanganan kasus tersebut berjalan profesional. Apabila mediasi dilakukan, harus disepakati kedua belah pihak.

"Kita dari Polres profesional saja. Kalau dari mediasi, yang penting mediasinya win-win. Tetap kita profesional karena itu bukan delik aduan, tetap kita penanganan profesional," ujarnya.

Saksikan Live DetikSore:




(rdh/ygs)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepala BNN Minta Tambahan Anggaran Rp 1,39 T: Buat Tekan Pertumbuhan Narkoba
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Diduga Rekayasa BAP, 2 Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam | KOMPAS MALAM
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Diprediksi Menguat Rentang 8.128-8.527, Cek Analisa Saham AADI-SUPA
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Meneruskan Ambang Batas Parlemen
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perbaikan Jalan Berlubang Cuma Tambal Sulam
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.