Bikin Sedih! Isi Surat Siswa SD Gantung Diri di Ngada NTT, Diakhiri Gambar Anak Menangis

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita

Disclaimer: Artikel ini terkait kasus bunuh diri, mungkin sensitif bagi sebagian orang. Segera hubungi profesional apabila mengalami dorongan serupa.

NGADA, iNews.id - Kasus siswa SD bunuh diri di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengundang keprihatinan luas. Hal ini setelah ditemukan surat tulisan tangan yang ditujukan korban kepada ibunya.

Surat tersebut ditemukan saat anggota Polres Ngada olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar lokasi siswa SD gantung diri Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026) siang.

Korban diketahui berinisial YBS (10), siswa kelas IV SD yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di pohon cengkeh tidak jauh dari pondok sederhana tempat tinggalnya bersama sang nenek.

Dalam surat yang ditulis tangan menggunakan bahasa daerah Ngada, korban menyampaikan pesan perpisahan kepada sang ibu yang ia sebut dengan panggilan Mama Reti. Surat ini beredar luas dan viral di media sosial.

Tulisan tangan tersebut diawali dengan kalimat “Kertas Tii Mama Reti” yang berarti surat untuk Mama Reti, lalu dilanjutkan dengan pesan “Mama Galo Zee” atau mama, saya pergi dulu.

Korban juga menuliskan permintaan agar ibunya merelakan kepergiannya serta tidak menangis, yang tertuang dalam kalimat “Mama molo Ja'o” dan “Galo mata Mae Rita ee Mama”.

Dalam bagian lain surat itu, korban menyampaikan agar sang ibu tidak mencari atau merindukannya, sebelum menutup pesan dengan kalimat perpisahan “Molo Mama” yang berarti selamat tinggal, Mama.

Di akhir surat tersebut, korban menggambar anak dengan simbol wajah menangis, yang semakin menguatkan kesan emosional isi surat.

Kasi Humas Polres Ngada Ipda Benediktus E Pissort, membenarkan temuan surat tersebut dan mengatakan tulisan korban memiliki kemiripan dengan tulisan di buku sekolahnya.

“Berdasarkan hasil pencocokan dengan beberapa buku tulis korban, penyidik menemukan adanya kecocokan tulisan,” ujar Benediktus dikutip dari iNews TTU, Selasa (3/2/2026).

Berdasarkan keterangan keluarga, sehari sebelum peristiwa siswa SD gantung diri di Ngada, korban sempat meminta uang kepada ibunya untuk membeli pensil dan buku tulis, namun permintaan itu belum bisa dipenuhi karena sang ibu tidak memiliki uang.

Hingga kini, kepolisian masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap latar belakang kasus siswa SD gantung diri di Ngada tersebut.

Isi Lengkap Surat Siswa SD Bunuh Diri di Ngada NTT:

Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti)

Mama Galo Zee (Mama, saya pergi dulu)

Mama molo Ja'o ( Mama, relakan saya pergi)

Galo mata Mae Rita ee Mama (Jangan menangis, Mama)

Mama jao Galo Mata (Mama, saya pergi)

Mae woe Rita ne'e gae ngao ee (Tidak perlu Mama menangis dan mencari atau merindukan saya)

Molo Mama (Selamat tinggal, Mama)

Di akhir tulisan tangan ini ada gambar anak yang menangis.

Original Article


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puluhan Burung Endemik Diseludupkan ke Sulut, Pelakunya Pemain Lama
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Kapal Perang HMAS Toowoomba Tiba di Jakarta dalam Misi Diplomasi Australia
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Komoditas: Timah Anjlok 10 Persen, Minyak Mentah Turun 4 Persen
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Menyayat Hati, Isi Surat Bocah SD yang Gantung Diri di Ngada NTT: Selamat Tinggal Mama
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Tips Karier Buat Introvert
• 12 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.