GenPI.co - Istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso Meriyati Roeslani Hoegeng atau yang akrab disapa Eyang Meri meninggal dunia pada Selasa (3/2).
Eyang Meri meninggal dunia pada usia 100 tahun.
Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komisaris Jenderal Polisi Chryshnanda Dwilaksana membenarkan kabar duka dari keluarga Jenderal Hoegeng tersebut.
"Iya benar," kata dia.
Chryshnanda menjelaskan Eyang Meri meninggal dunia karena sakit pada Selasa pukul 13.24 WIB.
Jenazah istri Hoegeng ini disemayamkan di rumah duka di Mekarjaya, Depok, Jawa Barat.
"Semoga almarhumah kembali dalam keadaan husnulkhatimah, diampuni segala khilaf, dan salahnya, diterima semua amal ibadahnya," papar dia.
Kepala Rumah Sakit Polri Brigjen Pol. dr. Prima Heru Yulihartono membeberkan almarhumah akan dimakamkan di Taman Pemakaman Giri Tama di Desa Tonjong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (4/1).
"(Pemakaman) setelah Zuhur," terang dia.
Meri Hoegeng lahir di Yogyakarta, pada 23 Juni 1925. Dia merupakan anak dari pasangan dr. Mas Soemakno Martokoesoemo dan Jeanne Reyneke van Stuwe.
Meri diketahui menikah dengan Jenderal Hoegeng pada 1946 dan dikaruniai tiga orang anak.(ant)
Lihat video seru ini:

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4812121/original/007472900_1713970098-ILUSTRASI_BORGOL.jpg)



