Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan dukungan penuh terhadap gagasan Presiden Prabowo Subianto mengenai proyek gentengisasi nasional sebagai upaya memperindah wajah Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat berada di Jakarta Barat pada Selasa.
Pramono menyatakan persetujuan penuh terhadap rencana penggantian atap seng menjadi genteng karena ingin Jakarta tampil sebagai kota global yang indah dan rapi.
Ia menegaskan seluruh arahan Presiden Prabowo terkait proyek gentengisasi akan segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pramono mengaku belum merinci secara teknis penerapan kebijakan gentengisasi di Jakarta.
Ia juga belum menjelaskan apakah kebijakan tersebut akan dilakukan dengan mengganti atap rumah warga yang masih menggunakan seng atau melalui metode lainnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genteng berbahan tanah liat.
Gagasan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Presiden menilai atap seng masih banyak mendominasi rumah-rumah di Indonesia sehingga membuat lingkungan terlihat kurang indah.
Atap seng juga dinilai berdampak pada kenyamanan penghuni karena cenderung panas dan mudah berkarat.
Proyek gentengisasi nasional dirancang melibatkan Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih sebagai ujung tombak produksi.
Koperasi tersebut akan dilengkapi pabrik genteng skala lokal dengan peralatan berbiaya relatif terjangkau dan bahan baku tanah yang mudah diperoleh.
Presiden berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan wajah Indonesia berubah menjadi lebih indah dan terbebas dari atap seng berkarat yang dinilai sebagai simbol kemunduran.



