Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, makanan khas seperti kue keranjang, manisan, dan camilan tradisional Tionghoa berjajar di Pasar Atom, Pabean Cantian, Surabaya, Jawa Timur.
Ica pegawai salah satu toko di Pasar Atom mengungkap, puluhan pengunjung datang setiap harinya. Pengunjung yang datang tidak hanya membeli satu atau dua jenis makanan khas Imlek, melainkan bisa membeli hingga puluhan kemasan makanan.
“Kalau di sini ramai terus. (Jumlah pengunjung) kira-kira 50-an ke atas lah. Dan rata-rata mencari camilan-camilan juga tadi seperti kue keranjang. Banyak, tahun kemarin itu hampir 90-an hampers. Itu per orang,” ungkap Ica ketika ditemui di Pasar Atom, Selasa (3/2/2026).
Selain itu, Ica mengaku tidak ada perubahan harga penjualan dari tahun lalu.
“Kita tetap dari tahun ke tahun kita tetap enggak pernah berubah. Makanya orang-orang kebanyakan ke sini, karena kita itu enggak pernah berubah harga gitu,” katanya.
Cokelat dan manisan khas Imlek yang dijual di Pasar Atom, Surabaya pada Selasa (3/2/2026). Foto Lea Citra Santi Baneza suarasurabaya.netProduk paling dicari menjelang Imlek adalah kue keranjang dengan kisaran harga Rp20.000 hingga Rp35.000.
“Tapi yang terpenting Imlek ini tentunya kue keranjang. Pasti tuh orang-orang pasti. Yang orang kalau beli itu bukan satu dua, sepuluh hingga lima puluh gitu,” ungkapnya.
Selain kue keranjang, makanan lainnya yang banyak dicari adalah cokelat dan kuaci. Produk makanan yang dijual berasal dari China, Malaysia, dan Singapura.
“Macam-macam. Seperti tinting kacang, plum candy, plum shuehua yingzhi, roka, dan nugget dan jelly campur, atau macam-macam dan lainnya juga ada,” ungkapnya. (lea/saf/ipg)



