PPATK soal Aliran Dana Rp992 T terkait Tambang Emas Ilegal: Sudah Ditangani Penyidik

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/6/2024). PPATK mendeteksi aliran uang terkait aktivitas tambang emas ilegal yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah. (Sumber: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK mendeteksi aliran uang terkait aktivitas tambang emas ilegal yang nilainya mencapai ratusan triliun rupiah.

Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menuturkan hasil analisis menunjukkan aliran dana tersebut mencapai Rp992 triliun.

"Iya betul, Rp992 triliun," kata Ivan, Selasa (3/2/2026), seperti dilaporkan jurnalis KompasTV, Thifal Solesa.

Menurut penjelasannya, pihaknya telah menyerahkan temuan tersebut kepada penegak hukum untuk ditindaklanjuti.

"Iya, iya sudah ditangani penyidik ya," ucapnya.

Baca Juga: PPATK Klaim Berhasil Tekan Transaksi Judi Online di 2025: Sejarah Baru

Ia juga mengonfirmasi sebagian uang tersebut diduga mengalir ke luar negeri. 

Temuan PPATK terkait aliran dana pertambangan emas ilegal yang mencapai ratusan triliun rupiah tersebut menjadi sorotan Komisi III DPR RI dalam rapat kerja bersama Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Selasa (3/2/2026).

Anggota Komisi III DPR RI dari PAN Sarifuddin Sudding menilai temuan tersebut mengindikasikan kejahatan semacam ini tidak berdiri sendiri, namun terintegrasi dengan pencucian uang dan penghindaran pajak.

Ia pun kemudian meminta temuan tersebut dibuka, termasuk ihwal pihak yang berada di balik perputaran uang dalam aktivitas pertambangan emas ilegal.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • ppatk
  • Tambang Emas Ilegal
  • airan dana tambang emas ilegal
  • aliran dana rp992 t
  • Ivan Yustiavandana
  • tambang emas
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal 5 Pertandingan Persib Berikutnya, 6-26 Februari 2026: Sibuk di AFC Champions League dan BRI Super League
• 4 jam lalubola.com
thumb
83 Jenazah Dievakuasi, Giliran Polisi Selidiki Dugaan Pidana Longsor Cisarua
• 12 jam lalukompas.id
thumb
KPK Ralat, Eks Bos BUMN Elia Massa Manik Tak Dipanggil Hari Ini
• 4 jam lalukompas.com
thumb
BNPB Ungkap 6 Korban Longsor Cisarua Masih Dicari, Termasuk Anggota Militer
• 2 jam laludetik.com
thumb
Tim Perintis Polres Depok Bantu Mediasi Ibu-ibu yang Motornya Diambil Matel
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.