Aktor Yoshi Sudarso mengaku dirinya pernah melakukan love bombing pada masa remaja. Love bombing merupakan taktik manipulasi psikologis di mana seseorang menghujani pasangannya dengan kasih sayang, perhatian, pujian, dan hadiah yang berlebihan.
Kata Yoshi, hal itu ia lakukan karena terpengaruh oleh karakter pria dalam film-film romantis pada tahun 1990-an. Pengakuan itu disampaikan Yoshi ketika membahas perannya sebagai Budi, karakter seorang pria manipulatif dalam film terbarunya yang berjudul Balas Budi.
"Jujur ya, gue waktu SMA lah kayak gitu (melakukan love bombing). Tapi dulu begitu karena gue pikir itu jalannya. Kita kan dulu nonton film-film mid-90's yang romance, semua pemeran utamanya kayak gitu," ujar Yoshi Sudarso kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Kala itu, Yoshi mengira bahwa memberikan perhatian berlebihan di awal hubungan adalah cara yang tepat untuk memikat lawan jenis. Namun, saat itu ia tak menyadari bahwa cara itu justru masuk dalam kategori love bombing yang cenderung tidak sehat.
Seiring bertambahnya usia, Yoshi menyadari bahwa tindakannya di masa lalu adalah hasil dari salah persepsinya yang dipicu oleh tontonan fiksi.
"Pas sudah mature, pelan-pelan kayak, 'Oh this is the wrong thing, kenapa gue lakuin kayak gini?'. Ternyata karena gue mengidolakan karakter-karakter film yang bukan orang asli," ucap Yoshi.
Aktris Niken Anjani yang merupakan lawan mainnya mengungkapkan bahwa Yoshi kini adalah sosok yang berbeda. Yoshi saat ini adalah tipe pria setia.
"Yoshi itu pacarnya cuma satu langsung dinikahin, beda banget sama Budi. Jadi jangan cari cowok kayak Budi, carilah Yoshi Sudarso," kelakar Niken.
Film Balas Budi akan ditayangkan di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026.
Diproduksi oleh Im_a_gin_e Pictures bekerja sama dengan Anami Films dan Ten Cuts, film garapan sutradara Reka Wijaya ini mengangkat kisah tentang keberanian, persahabatan perempuan, dan aksi balas dendam yang dibalut dengan komedi terhadap fenomena penipuan asmara (love scamming) yang marak terjadi.
Film ini menceritakan perjalanan Michelle Ziudith yang berperan sebagai Alma. Alma, seorang perempuan yang hidupnya hancur setelah menjadi korban penipuan oleh Budi yang diperankan Yoshi Sudarso, sosok pria karismatik yang ternyata merupakan penipu ulung.
Budi dikenal lihai memanipulasi identitas. Ia bisa tampil sebagai pangeran impian, koki ternama berdarah Prancis, hingga pengusaha sukses, demi menguras harta para korbannya. Aksi penipuannya bahkan disebut mencapai nilai miliaran rupiah, meninggalkan luka emosional dan finansial yang mendalam.




