Kala Presiden Prabowo Ajak Daerah Rapi Spanduk dan Baliho untuk Estetika Kota

kompas.tv
4 jam lalu
Cover Berita
Presiden Prabowo Subianto saat bertaklimat dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Sumber: ANTARA/Fathur Rochman)

BOGOR, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto menyinggung pemerintah daerah untuk segera merapikan dan menertibkan spanduk, kabel, serta baliho yang dinilai terlalu banyak sehingga merusak estetika kota.

Arahan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang diadakan di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Ia menilai, maraknya produk iklan seperti spanduk, baliho serta infrastruktur visual yang tidak tertata di ruang publik berpotensi merusak wajah kota dan mengganggu kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Bahkan Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto juga menyayangkan jika Bali yang umumnya menjadi destinasi unggulan bagi wisatawan justru malah tertutup dengan baliho merek-merek asing yang berukuran besar.

Baca Juga: Prabowo Undang Ormas Islam Bertemu di Istana, Bahas Apa?

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengenang saat dirinya berkunjung ke kota Bogor yang dinilai sebgaai salah satu kota terindah di Indonesia. Ia menyebut presiden pertama RI Soekarno yang lebih menyukai Bogor dibanding Jakarta karena suasananya yang sejuk dan tertata kini malah dipenuhi dengan spanduk, dan baliho.

Presiden menegaskan, penataan spanduk, baliho, hingga kabel udara penting dilakukan agar tidak merusak pemandangan kota, terutama di kawasan wisata. Menurutnya, wisatawan datang untuk menikmati keindahan alam dan budaya, bukan disuguhi iklan atau infrastruktur visual yang semrawut.

“Orang ke Bali ingin lihat Bali, dia tidak ingin lihat Kentucky Fried Chicken besar-besar, McDonald’s,” ujarnya dikutip dari akun YouTube KompasTV, Selasa (3/2).

Maka dari itu, penting bagi pemerintah untuk menata ulang elemen visual yang memenuhi kota seperti kabel, baliho, serta panduk untuk menajaga estetika kota. Prabowo meminta pemerintah daerah mengedepankan dialog dengan pelaku usaha melalui proses komunikasi dengan organisasi pengusaha seperti Kadin dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Tolong ditertibkan, ajak bicara pengusaha, Kadin, HIPMI. Asosiasi pengusaha bicara sama mereka,” katanya.

Penulis : Mareta Galuh Ayuningtyas Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : YouTube Kompas TV

Tag
  • rakornas
  • Bali
  • Indonesia asri
  • Prabowo subianto
  • Penataan spanduk
  • Estetika kota
Selengkapnya


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aturan Free Float 15% Segera Berlaku, OJK & BEI Sosialisasi ke Pelaku Pasar
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Namira Adjani Raih Rekor Muri Usai Tuntaskan Maraton di Enam Negara
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Sinopsis CINTA SEDALAM RINDU SCTV Episode 218, Hari Ini Selasa 3 Februari 2025: Galaxy Temukan Kebahagiaan Bersama Alun
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
HSG Ditutup Naik 2,52%, Saham Konglomerat CDIA, BUMI, DEWA hingga PANI Bangkit
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
PPATK soal Aliran Dana Rp992 T terkait Tambang Emas Ilegal: Sudah Ditangani Penyidik
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.