DEPOK, KOMPAS.com - Jenazah Meriyati Hoegeng akan dimakamkan di Taman Penakaman Giritama, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Rabu (4/2/2026).
Jasad Meriyati akan dikebumikan di samping makam suaminya, eks Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.
??Rencananya, jenazah akan dikubur setelah waktu zuhur atau usai pukul 12.00 WIB. ?
"Almarhumah ibu nanti di samping makam dari almarhum bapak, di Pemakaman Giritama daerah Tonjong, Parung,” kata Aditya, anak dari Meriyanti saat ditemui di rumah duka, Selasa (3/2/2026) sore.
Aditya bercerita, sang ibunda wafat pada hari ini sekitar pukul 13.20 WIB di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. ?
Meriyati sebelumnya dua kali dirawat di rumah sakit sejak Oktober 2025 karena kondisi kesehatannya buruk.?? Ia sempat dipulangkan ke rumah sebelum kembali masuk rumah sakit pada 26 Januari 2026.
Baca juga: Jenazah Meriyati Hoegeng Tiba di Rumah Duka, Disambut Keluarga dan Jajaran Polri
"Jadi ibu dua kali dirawat. Jadi satu pas minggu pertama itu di pertengahan Oktober. Lalu sudah dinyatakan boleh pulang, tapi dua hari di rumah, ibu sudah tidak mau makan jadi kita kesulitan,” ujar Aditya. ?
"Akhirnya kira bawa lagi ibu ke rumah sakit untuk kedua kalinya dari tanggal 26 sampai hari ini, kondisinya terus menurun,” tambahnya.??
Sebelumnya diberitakan, istri eks Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Hoegeng meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) siang.
??Kabar wafatnya Meriyati Hoegeng dibenarkan oleh mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana.
??“Ya, benar,” ucap Chryshnanda ketika dikonfirmasi, Selasa. ?
Pada pesan duka yang beredar, Meriyati Hoegeng diaebut meninggal dunia pada pukul 13.24 WIB karena sakit. Almarhumah wafat pada usia 100 tahun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang