Bentuk Pansel OJK, Purbaya Mulai Surati BI hingga Swasta

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, pihaknya sudah mulai menyurati pihak Bank Indonesia (BI) hingga swasta, untuk membentuk panitia seleksi (pansel) calon pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami sedang mengirim surat ke BI dan pihak-pihak terkait untuk kirim perwakilan sebagai pansel. Untuk yang swasta dari masyarakatnya, kami akan kontak satu-satu untuk menjadi anggota pansel," kata Purbaya di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Baca Juga :
OJK Pede Calon Emiten Tak Keberatan dengan Aturan Free Float 15 Persen
Jika Ekonomi Tumbuh 7 Persen, Purbaya Pede Investor Asing Bakal Serbu Indonesia

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Pansel OJK nantinya akan diisi oleh perwakilan pemerintah, BI, OJK, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sektor keuangan, akademisi, hingga tokoh masyarakat.

Purbaya tidak menyebut target spesifik selesainya pembentukan pansel OJK. Namun, dia menyatakan ingin segera menyelesaikan proses penyusunan panitia lantaran menilai progres saat ini lebih lambat dibanding yang diatur oleh undang-undang.

“Saya maunya cepat-cepat, terutama ada undang-undang yang nggak bisa menunggu sekian-sekian. Sebenarnya, sekarang sudah telat, kalau kita ikuti undang-undang yang ada sekarang,” ujarnya.

Diketahui, pada Sabtu, 31 Januari 2026 kemarin. Anggota Dewan Komisioner OJK telah mengadakan Rapat Dewan Komisioner yang menyepakati penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai Pejabat Sementara (Pjs.) Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, serta Hasan Fawzi sebagai Pjs. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon (PMDK) OJK.

Penunjukan tersebut menyusul mundurnya Mahendra Siregar dari jabatan Ketua Dewan Komisioner OJK; Mirza Adityaswara dari jabatan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK; Inarno Djajadi dari jabatan Kepala Eksekutif PMDK; serta I.B. Aditya Jayaantara dari jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK (DKTK).

Sementara di OJK sendiri, baik Friderica maupun Hasan juga tetap memegang amanah pada bidangnya seperti semula, yakni masing-masing Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen; serta Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.

Pengunduran diri empat petinggi OJK diumumkan secara beruntun pada Jumat malam, 30 Januari 2026 kemarin. Sementara mundurnya Iman Rachman dari jabatan Direktur Utama BEI sebelumnya telah diumumkan pada Jumat pagi di hari yang sama.

Baca Juga :
Anggaran Gentengisasi Tak Sampai Rp 1 Triliun, Purbaya Ungkap Sumber Pendanaannya
BEI Pastikan Jeffrey Hendrik Sudah Kerja Jadi Pjs Dirut Gantikan Iman Rachman
Cari Bos OJK Baru, Airlangga sebut Pansel sedang Dibentuk Purbaya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sarah Sechan Sempat Alami Pusing Hebat, Kenali Tanda Tubuh Kekurangan Vitamin B12
• 1 jam lalugenpi.co
thumb
Isu Nia Ramadhani Gugat Cerai Ardi Bakrie, Asisten: Hoaks
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Ramalan Lengkap 12 Shio pada Tahun Kuda Api 2026
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Nova Arianto Tangani Timnas Indonesia U-17 untuk Duel Kontra China U-17 di Tangerang, Persiapan Hadapi Piala Asia U-17 2026
• 1 jam lalubola.com
thumb
Guru Besar UIN Palopo Dilaporkan ke Polisi, Diduga Lecehkan Mahasiswi
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.