FAJAR, MAKASSAR — Kunjungan Kedutaan Besar Singapura ke Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tidak hanya membahas kerja sama pendidikan, tetapi juga peluang investasi yang semakin terbuka lebar. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulsel, Asrul Sani, mengungkapkan bahwa kontribusi investasi Singapura di Sulsel saat ini telah mencapai sekitar Rp500 miliar.
Investasi tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari jaringan restoran cepat saji seperti 4Fingers Crispy Chicken di Makassar, hingga peluang di bidang hortikultura, perikanan, pariwisata, energi terbarukan, dan pengembangan infrastruktur. “Singapura ini sangat mendukung dan potensial untuk terus dijajaki serta dikembangkan kerja samanya dengan Sulsel,” jelas Asrul.
Ia menambahkan, program peningkatan kapasitas SDM yang ditawarkan Singapura sebaiknya tidak hanya menyasar ASN Pemprov Sulsel, tetapi juga ASN di kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan. Hal ini dinilai penting agar manfaat kerja sama dapat dirasakan secara merata di seluruh daerah.
Dengan potensi investasi yang luas, Pemerintah Provinsi Sulsel berharap kunjungan ini menjadi langkah konkret dalam memperluas kerja sama strategis dengan Singapura. Fokusnya tidak hanya pada peningkatan kualitas SDM, tetapi juga pada penguatan sektor ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. (*)




