MENTERI Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji angkat bicara terkait kasus bunuh diri YBS, 10, siswa kelas IV SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (29/1).
''Maaf, saya sedih dan prihatin yang mendalam dan tidak tega. Saya ikut prihatin atas peristiwa tersebut semoga tidak terulang kepada siapapun dengan masalah apapun,'' ujarnya.
Menurutnya, setiap peristiwa pasti ada penyebabnya. Untuk itu, penyebabnya mesti dicek secara komprehensif.
Baca juga : Siswa SD di Ngada NTT Akhiri Hidup karena tak Mampu Beli Buku dan Pulpen
Agar kejadian ini tidak terulang di keluarga manapun, Menteri Wihaji mengingatkan pentingnya ketahanan keluarga.
"Tentu setiap keluarga punya problem masing-masing, tapi kita semua mesti belajar tentang pentingnya 8 fungsi keluarga, terutama fungsi agama. Fungsi agama tersebut menjadi penting karena sebagai salah satu fondasi dalam mengarungi kehidupan. Di luar fungsi yang lain, baik fungsi lingkungan dan lain lain,'' jelasnya.
Jika dalam keluarga ada masalah, tambahnya, seharusnya bisa dibicarakan dalam keluarga.
''Memang hal ini tidak mudah, tetapi sudah menjadi kebutuhan tentang pentingnya kesehatan mental. Semoga ini jangan terulang lagi dan semua bisa belajar tentang hal tersebut,'' ujarnya. (E-4)


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F01%2Fe3ade13c5bf96197f0dfc6c0aa0ce620-20251201BAH7.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491632/original/048309400_1770101156-1000001049.jpg)
