Cacahan Kertas Diduga Uang Rp 50.000 hingga Rp 100.000 Berserakan di TPS Liar Bekasi

kompas.com
8 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Beredar video di media sosial yang menampilkan cacahan kertas diduga uang rupiah tersebar di TPS liar Kampung Serang, Setu, Bekasi.

Dalam video yang diunggah akun instagram @sahabatpedulilingkungan menampilkan cacahan kertas diduga uang rupiah itu menyerupai pecahan Rp 50.000 hingga Rp 100.000.

Sambas Purganda (32), keluarga pemilik lahan TPS, membenarkan temuan itu. Ia menjelaskan, area tersebut kerap digunakan untuk urugan tanah dengan berbagai sampah.

Baca juga: Gaji dan Pesangon Tak Dibayar Hampir 2 Tahun, Eks Karyawan BUMD Bekasi Lapor ke Disnaker

“Yang di video itu memang betul. Tujuan kita kan memang mau uruk tanah, yang penting tanahnya rata. Kita juga enggak tahu waktu itu pakainya apa,” ujar Sambas, Selasa (3/2/2026).

Sambas mengaku tidak mengetahui apakah cacahan itu uang asli atau palsu.

“Bentuknya kecil-kecil banget. Saya juga enggak tahu itu palsu apa enggaknya. Kayak duit emang, tapi sudah dipotong kecil-kecil di dalam karung,” kata dia.

Ia menambahkan, pihaknya tidak pernah memeriksa keaslian uang karena hanya fokus memakai material untuk meratakan tanah.

“Kita enggak pernah nyari tahu. Karena memang butuh urukan buat ngeratain tanah, ya sudah ditumpuk-tumpuk aja. Kalau beli tanah kan lumayan mahal,” tutur Sambas.

Baca juga: Trotoar Jalan Raya Narogong Bekasi Ambles, Akses Pejalan Kaki Ditutup

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kapolsek Setu AKP Usep Armansyah mengatakan polisi masih menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota Bekasi terkait temuan tersebut.

“Iya, ada penemuan itu (pecahan kertas). Saat ini kami masih menunggu informasi dari Dinas Lingkungan Hidup,” ujar Usep.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Resmi Direkrut Ajax Amsterdam, Maarten Paes Kibarkan Bendera Merah Putih
• 21 jam lalurealita.co
thumb
Kementerian ESDM Targetkan 200 Ton Hidrogen Hijau Masuk Pasar di 2026
• 17 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rita Pasaraya Cilacap Terbakar Hebat, Api Meluas ke Pertokoan Sekitar
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Penjualan Rokok di Indonesia Disebut Capai 320 Miliar Batang per Tahun, Tertinggi di ASEAN
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.