TNI AD Gelar Uji Kemampuan Jasmani dan Militer Perwira Tinggi Hingga Danyon di Markas Kopassus

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menegaskan seorang pemimpin harus mampu menjadi teladan bagi prajuritnya, tidak hanya dalam kepemimpinan dan manajerial, tetapi juga dalam kesiapan fisik dan kemampuan dasar keprajuritan.

Penegasan tersebut tercermin dalam pelaksanaan Uji Kemampuan Jasmani dan Kemampuan Dasar Militer bagi Perwira Tinggi (Pati) hingga Komandan Batalyon (Danyon) yang digelar di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, selama tiga hari, sejak tanggal 2 hingga 4 Februari 2026.

BACA JUGA: TNI AD Tuntaskan Pembangunan Jembatan Bailey di Langkat

Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan personel TNI AD yang dilaksanakan secara berkelanjutan guna menjaga profesionalisme, kesiapan fisik serta keteladanan para pimpinan satuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai komandan.

Materi uji kemampuan meliputi kesegaran jasmani A dan B menembak serta renang militer.

BACA JUGA: Asal-usul Senjata Api Dijual Anggota Komcad TNI AD

Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai standar dan prosedur yang telah ditetapkan dengan mengutamakan faktor keamanan bagi seluruh peserta.

Pada uji kesegaran jasmani, para peserta menjalani serangkaian tes fisik untuk mengukur daya tahan dan tingkat kebugaran tubuh.

BACA JUGA: TNI AD Menalangi Penanganan Bencana Sumatra, Legislator Menyoroti Peran BNPB

Sementara itu, uji kemampuan menembak dilaksanakan untuk mengukur ketepatan, penguasaan senjata, serta kesiapsiagaan tempur.

Adapun renang militer bertujuan menguji kemampuan prajurit dalam menghadapi medan perairan yang menjadi bagian dari tuntutan tugas operasi.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan uji kemampuan bagi komandan satuan merupakan kewajiban yang harus diikuti dan menjadi bagian penting dari pembinaan kepemimpinan di lingkungan TNI AD.

Selain menjadi contoh nyata bagi prajuritnya, keteladanan tersebut menjadi faktor kunci dalam membangun prajurit yang profesional dan siap melaksanakan tugas.

“Komandan yang hebat harus bisa menghebatkan prajuritnya. Bagaimana dengan komandan yang tidak hebat, apakah bisa menghebatkan prajuritnya?” tanya  Jenderal Maruli.

Melalui uji kemampuan ini, TNI AD berharap para perwira dan komandan satuan senantiasa berada dalam kondisi prima, professional serta siap memimpin prajurit dalam melaksanakan tugas pokok menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(fri/jpnn)


Redaktur & Reporter : Friederich Batari


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tak Hanya Habib Bahar, Polisi Ungkap 3 Tersangka Lain Dalam Dugaan Penganiayaan Banser, Siapa Saja?
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Pengamat Tegaskan Calon Ketua OJK yang Baru Wajib Punya Kriteria Ini
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Kapan Bansos BPNT Tahap 1 Cair? Ini Jadwal dan Ketentuannya
• 17 jam lalumedcom.id
thumb
KPK Sebut Sejumlah Biro Travel Ragu Ungkap Jual Beli Kuota Haji Tambahan
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Jenis Ikan dengan Kandungan Protein Tinggi, Tuna dan Nila Jadi Favorit
• 13 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.