Pengamat Tegaskan Calon Ketua OJK yang Baru Wajib Punya Kriteria Ini

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sosok Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru memiliki peran vital sebagai penentu arah iklim investasi di pasar modal.

Pengamat Tegaskan Calon Ketua OJK yang Baru Wajib Punya Kriteria Ini. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini masih belum memiliki Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner definitif. Pucuk pimpinan lembaga tersebut masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt).

Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana mengatakan, sosok Ketua Dewan Komisioner OJK yang baru memiliki peran vital sebagai penentu arah iklim investasi di pasar modal.

Baca Juga:
Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara Mundur

Sehingga, Ketua Dewan Komisioner OJK yang ideal bukan hanya regulator administratif, melainkan figur yang mampu menjadi penjaga stabilitas sekaligus penggerak pertumbuhan pasar.

"Dia harus memiliki pemahaman yang kuat terhadap mekanisme pasar modal, perilaku investor, serta keterkaitan antara pasar domestik dan dinamika global seperti arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia, aliran dana asing, dan standar tata kelola yang menjadi acuan investor institusi internasional," ujarnya saat dihubungi IDX Channel, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga:
IHSG Masih Koreksi Tajam, Purbaya: Market Tunggu Pergantian Ketua OJK

Dengan pemahaman tersebut, kata Hendra, kebijakan yang diambil tidak bersifat reaktif, tetapi antisipatif dan memberikan kepastian bagi pelaku pasar.

Baca Juga:
Ketua OJK dan 2 Petinggi Mengundurkan Diri

"Dari sisi kepemimpinan, pasar membutuhkan Ketua OJK yang independen, berintegritas tinggi, dan memiliki kredibilitas kuat di mata investor domestik maupun global," katanya.

Seturut itu, dia menekankan soal independensi menjadi kunci agar kebijakan yang diambil benar-benar berpijak pada kepentingan jangka panjang stabilitas sistem keuangan, bukan tekanan jangka pendek semata.

Baca Juga:
Pejalanan Karier Friderica Widyasari Dewi, ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

Menurutnya, integritas dan rekam jejak yang bersih sangat penting karena kepercayaan pasar terhadap otoritas akan tercermin langsung pada minat investasi.

Baca Juga:
Prabowo Belum Kantongi Nama Calon Pengganti Ketua OJK Definitif

"Kemampuan komunikasi publik juga menjadi faktor krusial. Di tengah kondisi pasar yang sensitif terhadap isu dan sentimen, Ketua OJK harus mampu menyampaikan arah kebijakan secara jelas, konsisten, dan menenangkan, sehingga pasar tidak terjebak dalam kepanikan akibat ketidakpastian informasi," kata dia.

Saat ditanya soal siapa kandidat yang cocok mengisi Ketua Dewan Komisioner OJK, Hendra menyatakan internal OJK memiliki banyak figur yang cukup tepat.

"Jika menilik sumber calon, figur dari internal OJK memiliki keunggulan dalam memahami struktur pengawasan, regulasi, serta persoalan teknis yang selama ini menjadi tantangan pasar modal, seperti kualitas tata kelola emiten, likuiditas perdagangan, free float, dan praktik transaksi yang menyimpang," ujar dia.

Namun, dia mewanti-wanti figur internal juga dituntut membawa perspektif baru agar OJK tidak terjebak dalam pendekatan yang terlalu birokratis dan defensif.

"Pasar saat ini membutuhkan regulator yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memiliki visi pengembangan pasar yang lebih dalam dan inklusif," kata dia.

Dia menambahkan, calon dari eksternal, baik yang berasal dari otoritas moneter, Kementerian Keuangan, maupun praktisi pasar keuangan, berpotensi membawa pendekatan yang lebih makro dan berorientasi pasar.

"Figur eksternal yang ideal adalah mereka yang memahami keterkaitan kebijakan fiskal, moneter, dan pasar modal, serta memiliki pengalaman berinteraksi dengan investor global," ujarnya.

Dia menegaskan kehadiran figur semacam ini dapat menjadi sinyal positif Indonesia serius membangun pasar modal yang transparan, kredibel, dan sejalan dengan praktik internasional.

"Tantangannya, tentu terletak pada kemampuan beradaptasi dengan kompleksitas fungsi pengawasan OJK yang sangat luas dan teknis," katanya.

Meski begitu, Hendra berkata, pasar tidak terlalu mempermasalahkan apakah Ketua OJK berasal dari internal atau eksternal. Sebab, yang jauh lebih penting adalah visi, keberanian, dan konsistensi dalam menegakkan aturan sekaligus mendorong pertumbuhan pasar.

"Ketua OJK yang mampu bersikap tegas terhadap praktik manipulatif, namun tetap pro terhadap pendalaman pasar dan peningkatan kualitas emiten, akan menjadi faktor kunci dalam memulihkan kepercayaan investor," kata Hendra.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indonesia-Slowakia Sepakati Bebas Visa bagi Pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kenaikan Free Float ke 15% Disarankan Bertahap
• 44 menit lalukatadata.co.id
thumb
Cek Potensi Buy on Weakness Saham Pilihan Analis kala IHSG Longsor
• 21 jam lalubisnis.com
thumb
Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Asia 2026, Hector Souto Malah Sedih dan Tidak Puas: Menilai Vietnam Main Lebih Baik
• 13 jam lalubola.com
thumb
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
• 3 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.