Menlu Ungkap Alasan RI Ikut Board of Peace: Untuk Tercapainya Solusi 2 Negara

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan Indonesia bergabung dengan Dewan Perdamaian atau Board of Peace.

Salah satunya untuk memperjuangkan solusi dua negara (two state solution) terkait konflik di Gaza.

Hal ini diungkap Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono usai ikut menghadiri pertemuan Presiden Prabowo dengan para petinggi ormas dan pimpinan pondok pesantren di Istana, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Dalam pertemuan itu, kata Sugiono, Prabowo menjelaskan situasi global yang melatarbelakangi keputusannya bergabung dengan Board of Peace.

Baca juga: Prabowo Buka Opsi Keluar dari Board of Peace Jika Tak Sejalan RI

"Tadi disampaikan panjang lebar oleh Bapak Presiden situasi yang melatar belakangi, kemudian situasi geopolitik, kemudian juga situasi ekonomi dunia. Kemudian juga meluruskan beberapa hal yang selama ini mungkin disalahartikan dari keikutsertaan Indonesia di Board of Peace," ujar Sugiono.

Selain itu, Sugiono mengungkap, masuknya Indonesia ke Board of Peace ini merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk menciptakan perdamaian di kawasan Timur Tengah, khususnya di Palestina dan Gaza.

Alasan lainnya Prabowo masuk Indonesia karena ingin mewujudkan tercapainya solusi dua negara (two state solution).

Baca juga: MUI Sebut Prabowo Janji RI Keluar dari Board of Peace, jika Tak Bawa Kemerdekaan Palestina

"Seperti juga saya sudah sampaikan bahwa kompas ataupun arah daripada upaya-upaya ini adalah untuk tercapainya solusi dua negara dan itu sudah jelas," tegasnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain itu, Prabowo juga menyampaikan rencana keterlibatan Indonesia mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.

"Disampaikan juga mengenai keterlibatan Indonesia pada saat nanti mengirimkan pasukan ke Gaza. Apa yang harus dilakukan, apa yang tidak harus dilakukan," tuturnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Simulasi Al-Qur’an Bahasa Isyarat Indonesia Tarik Perhatian di Mesir
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah Komitmen Reformasi Pasar Modal, IHSG Berpotensi ke 8.210
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Lalin Underpass Simprug Kebayoran Macet Imbas Jalan Terendam Banjir
• 20 jam laludetik.com
thumb
Emas dan Ikan Layang Picu Inflas Sulsel 0,47% Januari 2026
• 21 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Link Live Streaming Arsenal vs Chelsea Carabao Cup 2026: Duel Hidup Mati Menuju Wembley
• 14 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.