New Start Akan Berakhir, Tak Ada Lagi Batas Pengembangan Senjata Nuklir untuk Rusia dan AS

wartaekonomi.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dunia tengah siaga dengan kemungkinan hidup dalam bayang-bayang perlombaan pengembangan senjata nuklir yang dilakukan oleh Rusia dan Amerika Serikat (AS). Hal ini menyusul akan berakhirnya perjanjian dari New Start di Kamis (5/2).

Perjanjian New Start adalah perjanjian yang membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis yang dikerahkan masing-masing negara hingga 1.550. Perjanjian tersebut menjadi satu-satunya kesepakatan pengendalian senjata nuklir yang masih berlaku antara Amerika Serikat dan Rusia. ia ditandatangani pada 2010. 

Baca Juga: AS-India Sepakat, Modi Akan Stop Beli Minyak Rusia

Namun Rusia memberikan sinyal bahwa pihaknya siap menghadapi realitas baru dunia tanpa pembatasan senjata nuklir strategis antara Moskow dan Washington.

“Ini adalah momen baru, realitas baru, dan kami siap menghadapinya,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov.

Begitu juga dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengindikasikan akan membiarkan perjanjian tersebut berakhir. Namun, Washington belum memberikan tanggapan resmi atas proposal untuk tetap mematuhi batasan rudal dan hulu ledak selama satu tahun tambahan guna memberi waktu pembahasan pengaturan pasca-berakhirnya perjanjian dari New Start.

Para pendukung pengendalian senjata memperingatkan dampak berakhirnya dari New Start. Ia tidak hanya menghapus batasan jumlah hulu ledak nuklir, tetapi juga merusak kepercayaan, transparansi serta kemampuan untuk memverifikasi niat nuklir masing-masing dari Rusia dan AS.

Baca Juga: Kremlin: Rusia Siap Amankan Uranium Iran

Tanpa kesepakatan, dunia akan memasuki periode tanpa pembatasan senjata nuklir strategis jarak jauh untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bukan Sekadar Megapiksel, Huawei Pura 80 Ultra Main di Teknologi Lensa
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Fakta di Balik Dugaan Polisi Rekayasa BAP Jadi Kasus Narkoba di Cilandak
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Antrean Panjang di Rafah, Pembukaan Perbatasan Gaza Mesir Masih Jauh dari Harapan
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Seskab Bantah Kabar Presiden Prabowo Gunakan Dua Pesawat Jika Lawatan ke Luar Negeri
• 15 jam laludisway.id
thumb
Kemensos-BGN perluasan layanan SPPG untuk lansia dan disabilitas
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.